Tolak Arahan Gubernur, Kadis PUPR Maluku Utara Undur Diri dari Jabatannya

Santrani Abusama. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Utara, Santrani Abusama membuat keputusan mengejutkan dengan undur diri dari jabatannya. 

Surat pengunduran diri Santrani tertanggal, Senin 10 Mei 2021 mengurai alasannya menanggalkan jabatannya tersebut. 

Saat dikonfirmasi malutpost.id, Ahad (8/5/2021), Santrani membenarkan kabar tersebut. 

Dia mengungkapkan, alasannya mengundurkan diri di antaranya, tak dapat mengikuti/menjalankan kebijakan Gubernur Maluku Utara berkaitan dengan pelaksanaan tender paket pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan ruas Wayatim - Wayaua karena bertentangan dengan ketentuan perundangan-undangan. 

Santrani juga mengaku tidak dapat mengikuti arahan Gubernur Malut terkait pergeseran anggaran paket pekerjaan fisik pembangunan rumah khusus ASN III Durian, Provinsi Maluku Utara (tahun jamak) karena bertentangan dengan Kepmendagri Nomor 050-3708 Tahun 2020 tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemuktahiran, Kodevifikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.

"Tidak ingin melanggar sumpah Aparatur Sipil Negara dan Sumpah Jabatan," tandas Santrani.

Plt Karo Humas Pemprov Malut Rahwan K Suamba saat dikonfirmasi mengaku, surat pengunduran diri Santrani Abusama telah sampai ke meja Gubernur Malut. "Sudah (masuk)," katanya singkat. (ikh)


_

Peliput : Tim

Editor   : Ikram Salim