Anggota DPRD Maluku Utara yang Tabrak Polantas Terancam Dijerat Dua Kasus

Tangkapan layar saat insiden anggota DPRD Malut menabrak Polantas Polres Ternate, Sabtu (8/5/2021). 

Ternate, malutpost.id -- Kasus melawan dan menabrak  petugas Satlantas Ternate oleh anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Wahda Z Imam saat ditegur karena memarkir kendaraan di bahu jalan berbuntut panjang. 

Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada melalui Kasat Reskrim AKP Riki Arinanda, kepada malutpost.id, menyatakan, pihaknya tetap memproses kasus tersebut. Menurut Riki, penyidik telah memanggil pihak terkait, baik anggota Polantas maupun masyarakat untuk dimintai keterangan. "Untuk anggota pelapor sudah diambil keterangan, termasuk saksi dari anggota juga saksi dari masyarakat,"ungkap Riki, Ahad (9/5/2021).

Sedangkan Wahda, belum dilakukan pemanggilan, dia memastikan segera melayangkan panggilan untuk dilakukan pemeriksaan. "Belum karena ada hal suatu aturan, makanya dilayangkan surat panggilan setelah pemberitahuan kepada Ketua DPRD dan Dewan Kehormatan,"katanya.

"Kalau untuk saksi sudah lengkap, tinggal kita klarifikasi ke terlapor, setelah itu kita gelarkan untuk arah penyidikan,"tambahnya.

Sementara Wahda Z Imam saat dikonfirmasi malutpost.id via WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis. Sekedar diketahui, selain diproses atas tindakan menghalangi petugas, mobil Vellirba nomor polisi DB 1314 MM yang digunakannya saat menabrak anggota Polantas juga menunggak pajak puluhan juta. Berdasarkan data kendaraan yang dikantongi malutpost.id, tunggakan kendaraan selama 3 tahun sebesar Rp35.349.400, dengan rincian, PKB Rp31.468.500, denda Rp3.146.900, kemudian SWDKLLAJ Rp459.000, denda Rp275.000.(rey)


_

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram