Gubernur Malut 'Dicopot' sebagai Ketua MPO Pemuda Pancasila

Santrani Abusama. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -– Pasca mengundurkan diri jabatan Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Santrani Abusama juga ‘mencopot’ posisi Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Malut.

“Malam ini (Ahad, red), Pengurus Wilayah PP Malut menggelar rapat pembahasan pergantian Ketua MPO PP Malut,”kata Santrani kepada sejumlah awak media, Ahad (9/5/2021).

Menurutnya, dalam keputusan rapat organisasi, pihaknya sepakat mengganti Gubernur Malut dengan Bupati Halmahera Selatan terpilih, Usman Sidik. “Gubernur Malut, KH Abdul Gani Kasuba digantikan dengan Bupati terpilih Halsel yaitu Usman Sidik,”kata AGK.

Pergantian posisi gubernur ini juga dipicu polemik internal Pemerintahan Provinsi Maluku Utara. Santrani mengaku, sebelum menanggalkan jabatannya, dirinya telah mendengar desas-desus pergantiannya sebagai kepala dinas.

“Saya merasa aneh dengan evalusai tersebut. Karena yang dievaluasi Pemprov bukan progres kinerja Kadis PU selama ini. Namun, yang dievaluasi terkait paket proyek yang tidak dilaksanakan atau dibatalkan, karena bermasalah secara hukum yaitua jalan Wayatim-Wayaua Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan,”paparnya.

Santrani juga membongkar kedok anak Gubernur Malut, Muhammad Toriq Kasuba. Toriq disebut pernah menelponnya, memaksa meneruskan proyek dengan kontraktornya pemenang tender, namun dirinya menolak karena diangggap bermasalah oleh Kejaksaan Tinggi Malut melalui rekomendasi.

”Jika proyek itu dilaksanakan maka akan melawan hukum dan sangat beresiko. Saya menyampaikan ke dia (Toriq), kalau saya dipaksa terus, maka sampaikan ke orang tua anda yakni Gubernur, malam ini juga berhenti dari jabatan sebagai Kadis PU,"tandasnya. (mg-05)


_

Peliput : Irham Hi. A. Rahman

Editor   : Ikram