Rabu Depan, Gerhana Bulan Total Lintasi Maluku Utara, Ini Waktunya

Ilustrasi. (Kompas.com)

Ternate, malutpost.id -- Gerhana Bulan Total (GBT) atau Super Blood Moon akan terjadi diberbagai wilayah Indonesia pada Rabu, 26 Mei 2021 pekan depan. Langit Maluku Utara termasuk salah satu daerah yang dilintasi fenomena langkah yang terjadi 195 tahun sekali itu. 

Fenomena ini dinamakan Super Blood Moon karena bulan akan tampak merah karena pembiasaan cahaya Matahari oleh lapisan atmosfer Bumi. Puncak Gerhana Bulan di Maluku Utara terjadi pada pukul 20:14:43. 

Menurut Kepala BMKG Stasiun Geofisika Ternate, Andri Wijaya, Gerhana Bulan Total ini terjadi karena terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.

Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. 

"Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk ke umbra Bumi. Akibatnya, saat fase totalitas gerhana terjadi Bulan akan terlihat kemerahan,"kata Andri, Sabtu (21/5/2021). BMKG sendiri akan melakukan pengamatan di Vila Grand Fatma, Kelurahan Moya, Ternate Tengah. 

Gerhana berlangsung 18 menit

Proses gerhana, sejak fase awal (P1) hingga fase akhir (P4) akan berlangsung selama 5 jam 5 menit dan 2 detik. Sedangkan proses gerhana totalnya, sejak awal fase total (U2), puncak total hingga akhir fase total (U3) akan berlangsung selama 18 menit 44 detik. Berikut fase Gerhana Bulan Total di Maluku Utara. 

1. Awal fase penumbra (P1) terjadi pukul 17:46:12 WIT.

2. Awal fase sebagian (U1) pukul 18:44:12.

3. Awal fase total (U2) pukul 20:09:21.

4. Puncak gerhana (Puncak) pukul 20:18:43.

5. Akhir fase total (U3), pukul 20:28:05.

6. Akhir fase sebagian (U4), pukul 21:52:48.

7. Akhir fase penumbra (P4), pukul 22:51:14.

Gerhana Bulan Total ini dapat disaksikan jika kondisi cuaca cerah-berawan dan aman disaksikan masyarakat dengan mata telanjang, tanpa harus menggunakan kaca mata khusus gerhana.

Masyarakat dapat mengikuti proses pengamatan ini dengan mengakses https://www.bmkg.go.id/gbt. Masyarakat yang berada di pesisir atau pinggir laut (pantai) perlu mewaspadai terjadinya pasang air laut yang lebih tinggi dari pasang normalnya. (ikh)


_

Peliput : Tim

Editor   : Ikram Salim