Simpan Ganja Kering, 2 Pemuda di Ternate Terancam 12 Tahun Penjara

Tiga paket ganja kering yang diamankan anggota Polres Ternate, Kamis (27/5/2021). (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Dua orang pemuda di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara ditangkap oleh anggota Polres Ternate karena menyimpan 3 paket ganja kering. Mereka ditangkap Senin, 17 Mei 2021 bersama barang bukti ganja seberat 2,4 kilogram. 

“Keduanya itu masing-masing GT alias Gun (27 tahun), pekerjaan wiraswasta dan RA alias Ricko (23 tahun), seorang mahasiswa,”ungkap Kapolres AKBP Aditya Laksimada, didampingi Kasubag Humas Ipda Wahyudin dan Kasat Narkoba di Polres Ternate, Kamis (27/5/2021).

Aditya mengungkapkan, keduanya diringkus oleh anggota Satresnarkroba Polres Ternate, di Sekretariat Maket Art Arsitek di lingkungan Jan, Kelurahan Tabona, Ternate Selatan. Petugas mengamankan barang bukti berupa 3 paket plastik bening besar berisi ganja kering dengan berat 2,4 kilogram dan 4 sachet plastik ukuran kecil berisi sabu dengan berat 2,5 gram.

"Ada juga 1 buah bungkusan rokok commodore dan 2 handphone vivo dengan kartu sim,”katanya.

Aditya bilang, pengungkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa kedua tersangka merupakan perantara dalam jual beli barang haram tersebut dan memiliki serta menyimpan narkoba jenis sabu. "Jadi, petugas langsung bergerak, ternyata menemukan Ricko di depan sekret. Awalnya, dia masih mengelak. Akhirnya petugas meminta untuk mengecek ke dalam sekret dan didapatkan 1 paket besar warna merah. Kemudian, dibuka ternyata mendapatkan 3 paket bening besar dan 1 bungkusan rokok yang berisi 4 sachet kecil,"paparnya.

Kepada petugas, Ricko mengaku, barang haram tersebut bukan miliknya melainkan milik Gun. Petugas pun menangkap Gun di dekat gudang Kelurahan Tabona. "Petugas kemudian diinterogasi kembali dan mengaku jika paket tersebut berasal dari Medan, yang dikirim oleh Zul Mado alias Zul,”katanya.

"Kini kita masih melakukan pengembangan, tapi kalau soal jaringan Lapas atau apa, kita belum ketahui,”pungkasnya. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 111 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Obat Terlarang dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. (rey)


_

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram Salim