Sebelum Terbakar, KM Karya Indah Pernah Tabrak Pulau

KM Karya Indah terbakar di Perairan Pulau Mangoli, Kepulauan Sula, Sabtu (29/5/2021). (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Dari Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, KM Karya Indah bertolak menuju Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Povinsi Maluku Utara, Sabtu (28/5/2021) sekira pukul 16.00 WIT.

Kapal berukuran 1148 gross ton (GT) tersebut membawa 10 ton muatan campuran. Di atas kapal terdapat 181 penumpang, terdiri dari anak-anak 22 orang, dewasa 155 dan lansia 4 orang. Setelah semalam melintas lautan, kapal yang dinahkodai Mahmudin Lahudi itu tiba-tiba terbakar sekira pukul 07.03 WIT.

Kecelakaan itu terjadi di perairan Lif Matola, Pulau Mangoli Kepulauan Sula atau sekira 50 menit dari Pelabuhan Sanana. Belum diketahui penyebab kebakaran kapal, namun api diduga berasal dari mesin kapal di dek 1 bagian buritan. Dalam kondisi mati mesin, api lalu menjalar ke semua badan kapal dalam.

Seluruh penumpang dievakuasi ke bagian dek depan dan menggunakan life jacket, pasalnya kapal tidak memiliki sekoci. Beruntung, saat peristiwa terjadi, ada nelayan yang mencari ikan di perairan tersebut menggunakan loangboat yang kemudian dipakai untuk mengevakuasi ke Desa Waisum, Kecamatan Mangoli Utara Timur.

Kabar terakhir seluruh penumpang kapal termasuk 14 awak kapal selamat, beberapa penumpang juga telah dievakuasi ke Sanana. Ada korban lansia yang dilarikan ke RSUD Sanana karena mengalami benturan saat insiden kebakaran. Penumpang kapal selamat disambut isak tangis ribuan warga yang memadati pelabuhan Sanana.

Pernah Tabrak Pulau

KM Karya Indah saat menabrak Pulau Kasiruta di Perairan Tanjung Berek, Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan pada 2017 silam. (istimewa)

Sebelum insiden kebakaran, KM Karya Indah pernah mengalami insiden pelayaran lain. Pada 19 November 2017 silam, KM Karya Indah pernah menabrak Pulau Kasiruta di Perairan Tanjung Berek, Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Saat itu, KM Karya Indah mengangkut sebanyak 111 penumpang yang bertolak dari Pelabuhan Kupal Bacan, Halsel tujuan Bastiong, Kota Ternate.

KM Karya Indah dilaporkan menabrak pulau sekira pukul 22.50 WIT, dengan posisi bagian depan masuk dalam hutan bakau. Kapal yang yang saat itu dinahkodai Sofian Safi baru berhasil dievakuasi dengan bantuan Tugboat Teras BRI dan KM Ratu Maria. Seluruh penumpang selamat dalam peristiwa tersebut. Informasi dari pihak otoritas menyebut tabrakan itu karena gangguan alat Global Positioning System (GPS) kapal.

"Kecelakaan lalu lintas laut ini disebabkan gangguan GPS kapal dan kapten kapal belum menguasai rute perjalanan, sehingga menabrak pulau di perairan tersebut,”kata Soadri Ingratubun, Kepala Dinas Perhubungan Halsel saat itu. (ikh)


_

Peliput : Tim

Editor   : Ikram Salim