Sunan Amoragam, Atlet Tinju Peraih Medali Emas 2016 Undur Diri dari Tim PON Malut

Sunan Agung Amoragam saat membela Indonesia di Asean Games 2018 Jakarta-Palembang. (Foto: Tribunnews.com)

Ternate, malutpost.id -- Pemerintah Provinsi Maluku Utara harus membayar mahal atas polemik anggaran untuk atlet Maluku Utara yang ikut dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021. Pasalnya, salah satu atlet terbaik dari cabang olahraga tinju, Sunan Agung Amoragan memilih undur diri dari tim Maluku Utara pada PON ke-XX Papua Oktober 2021 mendatang.

Tidak hanya itu, atlet yang pernah meraih medali emas di PON 2016 Jawa barat, medali perungu di Kings Cup 2018 Thailand dan medali perunggu di Asean Games 2018 itu juga memilih hengkang dari Maluku Utara dan tak mau lagi membela Malut di semua kejuaraan. Padahal, tinju merupakan cabor yang diproyeksikan meraih medali emas di PON kali ini.  

Sikap atlet kelahiran Ternate 9 Oktober 1997 itu, ia tuangkan dalam surat yang dikirim ke Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara. Dalam ssurat tertanggal 6 Juni 2021 itu, Sunan mengemukakan alasannya tak mau lagi mewakili Maluku Utara.

“Dengan adanya surat ini saya bertujuan mengundurkan diri dari tim PON Malut dan sekaligus hengkang dari Maluku Utara (tidak lagi mengikuti kejuaraan yang mewakili Provinsi Maluku Utara),”bunyi surat yang Sunan.

Menurut Sunan, minimnya perhatian Pemprov Maluku Utara menjadi alasan utamanya tak mau lagi menjadi bagian dari Malut di setiap turnamen. Selama ini, pemerintah dinilai tidak memperhatikan kesejahteraan atlet yang telah mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat Internasional. Bahkan, gaji atlet pemusatan latihan daerah atau Pelatda PON Maluku Utara juga tidak jelas.

"Hingga saat ini gaji Pelatda PON Malut dari Januari 2020 terhitung dari selesai Pra PON 2019 tidak diberikan dan tidak tahu berapa jumlah gaji (atlet) Pelatda PON Malut per bulan,”kata Sunan.

Tidak hanya itu, Sunan juga menyinggung polemik ketidakjelasannya anggaran persiapan PON antara Dispora Maluku Utara dan KONI Malut, padahal pelaksaan kejuaraan multicabang itu tersisa 4 bulan. Surat tersebut juga ia posting di akun faceboknya Sunan Agung Amoragam, Senin hari ini. (ikh)


_

Peliput : Tim

Editor   : Ikram Salim