Tebing Setinggi 8 Meter Longsor, Belasan Rumah di Rua Terancam Masuk Jurang

Talud penahan yang menjadi harapan warga Kelurahan Rua ambruk, tampak rumah warga terancam terperosok ke dalam tebing, Ahad (13/6/2021). (Foto: Taslim/malutpost.id)

Ternate malutpost.id -- Rumah penduduk di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate terancam masuk ke dalam jurang. Hujan deras yang terjadi pada, Sabtu (12/6/2021) malam membuat tebing di sekitar pemukiman tepatnya RT 07  longsor, Ahad (13/6/2021). 

Pantauan malutpost.id, longsor tersebut membuat talud penahan tanah tergerus dan ambruk. Akibatnya, tidak ada lahan antara dinding dapur dan tanah sehingga bangunan mulai menggelantung di atas tebing setinggi 7-8 meter di atas pantai. Tercatat, ada 12 rumah warga yang berada di lokasi tersebut.  

Abdul Rahim Rajak menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja talut batas rumahnya yang dibangun setinggi 3 meter dihantam longsor hingga roboh. "Longsor terjadi pukul 05.00 WIT dini hari karena hujan mulai dari sabtu (12/6/2021) sore,"ungkapnya.

Menurut Rahim, selain curah hujan yang deras, ada penyebab lain yakni abrasi air laut. Pasalnya, tebing tersebut hanya berjarak sekira 2 meter dari garis pantai. Sehingga hantam gelombang ke dinding tebing membuat dasar tebing terus tergerus dan sewaktu-waktu bisa ambruk. Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah bisa mengantisipasi dengan mengambil langkah cepat.

"Kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait karena ini terkait keselamatan warga juga, "kata Kepala Kelurahan Rua Maruf M. Saleh, pagi tadi.

Babinsa Kelurahana Rua, Korpal Satu Amang Hadin mengatakan, selain 12 rumah yang terancam longsor. Ada juga fasilitas ibadah yakni Musalah juga ikut terancam. "Jadi kita minta agar secepat mungkin pemerintah kota menangani pristiwa ini,"ujarnya.

Dia menambahkan, sejauh ini sudah ada perhatian dari pemerintah kelurahan. Hanya saja, keterbatasan anggaran membuat upaya penanganan hanya bisa seadanya. "Anggaran kelurahan kecil sehingga pihak terkait harus secepat mungkin melakukan penanganan,"pungkasnya. (mg-08)


_

Peliput : Taslim T. Laher

Editor   : Ikram Salim