Smelter PT IWIP Meledak, 6 Karyawan Terbakar

Tangkapan layar smelter perusahan PT IWIP, Halmahera Tengah terbakar, Selasa (15/6/2021). 

Ternate, malutpost.id -- Ledakan hebat terjadi di kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Selasa (15/6/2021). Perisitiwa itu membuat 6 karyawan perusahan dilarikan ke rumah sakit karena terbakar api. 

Informasi yang dihimpun malutpost.id dari berbagai sumber menyebutkan, ledakan itu terjadi pada pukul 06.00 WIT pagi, diduga berasal dari mesin pengelolaan dan pemurnian atau smelter A tungku 1. Saat kejadian terdapat beberapa karyawan berada di lokasi sedang bekerja di smelter tersebut.  Enam orang korban itu di antaranya 3 warga asal China dan 3 lainnya warga asal Maluku Utara.

Korban teridentifikasi bernama Rusfandi (24 tahun), Iswahyudi Ali, Arif Yunus. Sedangkan 3 orang warga China diketahui bernama Wang Ciang, Wang Jiang Qing, dan Fan Bio. Seluruh korban dirujuk ke RSUD Chasan Bosoeirie Ternate dengan seluruh badan diperban. Enam orang mengalami luka bakar di sekujur tubuh dan patah tulang, sedangkan Iswahyudi hanya mengalami luka ringan di bagian kepala.

Salah satu karyawan PT IWIP dirawat di RSUD Ternate karena mengalami luka bakar, Selasa (15/6/2021). (Foto: Taslim/malutpos.id)     

Frengki, juru bahasa tungku 1 menagatakan, selain luka bakar ada karyawan asal China yang mengalami patah tulang kaki yakni Fan Bio, warga negara China. Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat karyawan melakukan baskiming, tak sampai satu menit tiba-tiba api keluar dari sela-sela tungku. "Dan tiba-tiba tabung rotalikiler meledak dan melukai 6 karyawan,"ungkap Frengki saat ditemui malutpost.id, di RSUD CB malam tadi.

Kabarnya, 3 korban akan dirujuk ke Jakarta, karena mengalami luka bakar serius di sekujur badan, dua di antaranya merupakan warga Indonesia yakni Rusfandi dan Iswahyudi Ali. Sementara Humas PT IWIP saat dikonfirmasi wartawan belum memberikan penjelasan resmi. (mg-08)


_

Peliput : Taslim T. Laher

Editor   : Ikram Salim