Korban Ledakan Smelter PT IWIP, Halmahera Tengah Bertambah 1 Orang

Ilustrasi jenazah. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan tungku smelter A perusahan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada 15 Juni 2021 lalu bertambah menjadi dua orang. Satu korban yang baru meninggal diketahui bernama Rusfandi (25 tahun), karyawan asal Ngolo, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. 

Korban menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pertamina, Jakarta, pada Senin (21/6/2021) malam. Korban sebelumnya dirawat di RSUD Chasan Bosoerie bersama 5 korban lainnya sebelum dirujuk ke RSP, Jakarta. 

Sebelumnya, korban luka bakar atas nama Arif Yunus, karyawan asal Desa Tadupi, Kota Tidore Kepulauan juga meninggal dunia di RSP Jakarta pada, Sabtu (19/6/2021) malam. Jenazahnya telah dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya, Ahad (20/6/2021).

Deputy Manager Media and Communications PT IWIP, Agnes Ide Megawati dikonfirmasi malutpost.id membenarkan kabar meninggalnya Rusfandi. Dia menjelaskan, korban luka bakar yang dirujuk ke RSP sebanyak 3 orang, dan 2 orang meninggal dunia. "Benar (meninggal) pukul 19.00 WIB (kemarin), pagi ini jam 06.10 diantar oleh tim IWIP Jakarta dan keluarga ke Maumere, NTT,” ungkap Agnes melalui pesan aplikasi whatsapp, Selasa (22/6/2021). (ikh)


_

Peliput : Tim

Editor   : Ikram Salim