Sering Bermimpi Didatangi Mahluk Halus, 4 Remaja di Ternate Cerita Pernah Mengubur Janin Aborsi

Orok janin yang ditemukan di kebun milik salah satu warga di Lingkungan Torano, Kelurahan Marikurubu, Ternate Tengah, Kamis (24/6/2021). (istimewa)

Ternate, malutpost.id --  Warga Lingkungan Torano, Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara digegerkan dengan temuan orok janin hasil aborsi yang dikubur di kebun milik warga setempat, Kamis (24/5/2021). Jabang bayi malang berusia 5 bulan itu ditemukan dalam tes kresek yang dikubur dalam semak sekira pukul 09.50 WIT.

Ternyata, temuan itu bermula dari peristiwa mistis yang sering dialami empat remaja berinisial, SA, FI, ASD, dan HS, yang mengaku mengubur janin hasil aborsi milik pasangan berinisial WJW (22 tahun) dan KA (27 tahun). Mereka menceritakan, sering bermimpi didatangi mahluk halus setelah mengubur janin sudah dikubur selama 4 hari itu.

Tak tahan, remaja itu pun membongkar rahasia yang mereka pendam kepada orang tua mereka masing-masing. Setelah menceritakan peristiwa itu, mereka juga melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ternate, Kamis pagi tadi. Tak lama setelah laporan diterima, Bhabimkamtibmas bersama anggota Polsek Ternate Utara langsung turun ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP.

Saksi SA menceritakan, awalnya dia dihubungi oleh WFW, terduga pelaku pada Senin 21 Juni 2021 dini hari sekira pukul 01.10 WIT untuk meminta tolong mengambil janin tersebut di Kelurahan Bastiong Talangame, Ternate Selatan agar dikubur. SA lalu, menghubungi rekannya, FI, keduanya lalu menuju Bastiong Talangame mengambil janin yang dibungkus dalam kantong kresek.

Sekira pukul 00.30 mereka tiba di Torano tepatnya kebun milik Abdul Rahman, lalu menghubungi dua rekannya, AS dan HM untuk membantu menguburkan janin tersebut. Pasca peristiwa itu, kata SA, mereka selalu bermimpi didatangi mahluk halus yang membuat mereka akhirnya membongkar kejadian itu. Saat ini, polisi telah mengamankan terduga pelaku perempuan, sementara sang pacar, WJW masih dalam pencarian petugas.  

Sementara, pelaku KA mengaku, mengaborsi janinnya yang sudah berusia 5 bulan itu pada, Ahad 20 Juni sekira pukul 15.00 WIT di salah satu rumah di Kelurahan Bastiong. Janin tersebut merupakan buah cintanya bersama WJW. "Ia menggugurkan kandungannya karena takut sama orang tuanya, kemudian sang pacar juga belum punya uang untuk menikah,"akuh salah satu polisi kepada malutpost.id, Kamis tadi. (mg-07)


_

Peliput : Muhlis Idrus

Editor   : Ikram Salim