Bongkar Muat Pelabuhan Matui Mulai Ramai

Aktivitas Pelabuhan Matui

JAILOLO – Beroperasinya kapal tol laut di Pelabuhan Matui Halmahera Barat (Halbar) Januari 2020 lalu, membuat aktivitas bongkar muat pelabuhan mulai ramai. Kepala UPP Jailolo Rahman Soamole yang dikonfirmasi, Minggu (16/2) mengatakan komitmen Pemkab Halbar dan UPP Jailolo untuk meningkatkan perekonomian di Halbar berlahan mulai terasa.”Layanan pengiriman dan layanan fasilitas pelabuhan sudah memadai, sehingga aktivitas bongkar muat sudah mulai lancar,”ungkapnya.

    Rahman mengaku, masuknya kapal tol laut yang kedua kalinya di Pelabuhan Matui sudah meninggalkan 10 kontainer di areal pelabuhan, sehingga pada saat pengiriman barang dari Halbar ke Surabaya Jawa Timur pada jadwal kapal berikutnya sudah ada 10 kontainer yang tersedia.”Semua jajaran UPP Jailolo siap melakukan pelayanan di pelabuhan,”ucapnya.    Sementara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Martinus Djawa mengatakan pihaknya saat ini sebagai operator layanan jasa tol laut di Halbar sehingga barang pokok yang saat ini dari Surabaya langsung dibongkar di Jailolo untuk memudahkan pengusaha atau pelaku ekonomi.”Jadi barang-barang dari Surabaya maupun Makassar tidak lagi dibongkar di Kota Ternate, tetapi langsung di bongkar di Pelabuhan Matui,”ungkapnya.

    Mantan Kadisperindag Pemprov Malut ini mengatakan kapal tol laut yang menyinggahi Pelabuhan Matui, Sabtu (15/2) lalu membawa barang dari Surabaya berupa 4 kontainer semen dengan jumlah 1.600 sak,  1 kontainer yang isinya 700 sak terigu, 1 kontainer beras dan 1 kontainer barang campuran. Sementara untuk pengiriman barang dari Jailolo ke Surabaya itu 75 ton kopra yang diisi dalam 5 konteiner dan 2 kontainer berisi 27 ton cumi.”Jadi pengusaha atau pelaku ekonomi yang mau mengirim barang ke Surabaya agar segera menghubungi petugas di Disperindag, sehingga bisa diregistrasi,”ucapnya. (din/met)