Oknum Anggota DPRD Maki Istri TNI

LAPORKAN : Liwan Riabawono suami korban saat mendatangi Kantor DPRD untuk mengadukan laporannya ke Badan Kehormatan (BK), Kamis (27/2).

JAILOLO – Sikap tidak terpuji ditunjukkan oknum anggota DPRD Halmahera Barat (Halbar) berinisial TIA. Wakil rakyat dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini diduga memaki Titi Dwi Riyanti yang juga istri oknum anggota TNI yang bertugas di Koramil 1501-13 Jailolo.

    Liwan Riabawono suami korban saat mendatangi kantor DPRD, Kamis (27/2) mengatakan oknum anggota DPRD tersebut telah mencaci maki istri saya melalui sambungan telepon.”Kejadian ini bermula saat pemilihan legislatif (pileg) 2019 lalu, oknum anggota DPRD ini meminjam uang kepada istri saya yang jumlahnya kisaran ratusan juta untuk kepentingan pencalonan, dan berjanji akan mengembalikan uang tersebut usai pelantikan September 2019 lalu,”kata Liwan. Buktinya, setelah dilantik, TIA selalu menghindar ketika ditagih pinjamannya. Bahkan dalam upaya penagihan ini dilakukan dengan cara persuasif. Namun oknum anggota DPRD ini tetap menghindar.

    Kemarahan Liwan memuncak ketika istrinya menelpon TIA dan meminta kepastian pengembalian pinjaman, bukan dibalas secara baik-baik tetapi justru mengeluarkan cacian kepada istri saya.”Kami sudah lakukan upaya persuasif tetapi TIA selalu menghindar. Selain itu mengeluarkan cacian kepada istri saya ketika ditelepon untuk memastikan pengembalian uang yang dipinjam tersebut,”ungkapnya.
    Liwan mengatakan upaya presuasif yang dilakukan tidak membuahkan hasil, makanya kami mendatangi kantor ini untuk menyampaikan laporan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD agar diselesaikan sekaligus memproses tindakan pelecehan yang dilakukan.”Laporan ke BK sudah disampaikan Kamis (26/2) kemarin. Tetapi BK tidak berada di tempat sehingga laporannya sudah diserahkan ke staf Sekretariat DPRD. Saya tidak ingin lagi mediasi, yang saya inginkan BK menindaklanjuti laporan saya dan selesaikan semua masalah. Baik itu keuangan maupun etika tidak bagus yang dilakukan oknum anggota tersebut,”tegasnya.

       Terpisah Ketua DPC Hanura Halbar Deny Palar yang dikonfirmasi mengatakan dirinya belum menerima laporan secara resmi dari korban. Tetapi informasi masalah tersebut sudah didengar secara lisan. Karena itu, akan diatur waktu untuk mempertemukan kedua belah pihak, sehingga masalah tersebut bisa diketahui lebih jelas.”Kita belum tahu pasti kasus tersebut. Jadi saya akan coba panggil kedua pihak, serta mencaritahu kebenaran dari informasi tentang masalah yang dialami kader partai,”katanya singkat.

       Sementara TIA yang dikonfirmasi tidak berkantor. Tak hanya itu, wartawan koran ini mencoba menghubungi via telepon malam tadi tidak memberikan jawaban meski nomor kontaknya terhubung. Bahkan pesan via whatsApp juga tidak ditanggapi. (din/met)