MK Terima Gugatan Paslon DAMAI


Suasana Sidang di Mahkamah Konstitusi

JAILOLO – Mahkamah Konstitusi (MK) menerima gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) kepala daerah Kabupaten Halmahera Barat yang diajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati Danny Missy-Imran Lolori (DAMAI). Diterimanya gugatan pemohon itu diputuskan dalam sidang pemeriksaan pendahuluan PHP kepala daerah di ruang sidang Mahkamah Konstitusi, Kamis (28/1) ”Sidang kemarin adalah pembacaan permohonan dari pihak pemohon.

Mahkamah prinsipnya tetap menerima untuk ditindaklanjuti pada sidang lanjutan 5 Februari mendatang,”kata Tim Hukum Paslon DAMAI Fadli Tuanane yang dikonfirmasi malam tadi. Permohonan yang dibacakan kemarin menunjukkan bahwa memang benar banyak pelanggaran yang dilakukan penyelenggara untuk memenangkan salah satu paslon. Pelanggarannya berupa penggunaan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb, kasus money politics dan beberapa pelanggaran terstruktur dan massif. ”Saya kira penggunaan DPTb saja sudah cukup.

Sementara kami juga mencurigai suara yang saat ini dimenangkan paslon nomor urut 01 itu adalah bagian dari skema penyelenggara yang menggunakan surat suara cadangan DPTb yang melebihi ambang batas 2,5 persen dari setiap DPT per TPS,”ungkapnya.

Karena itu, jika tidak ada aral melintang maka Mahkamah pasti memutuskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 65 TPS yang tersebar di beberapa kacamatan.”Yang paling banyak itu di Kecamatan Jailolo. Karena ada juga yang menggunakan pemilih luar Halbar untuk mencoblos. Salah satunya di TPS Sidangoli Gam, Soakonora dan beberapa desa lainnya,”jelasnya. (met)