Puskesmas Jailolo Siap Laksanakan Vaksin


VAKSINASI: Ruang pelaksanaan vaksin bagi 70 tenaga medis yang disiapkan Puskesmas Jailolo. Pelaksanaannya tidak sekaligus, tetapi dalam sehari 10 orang.

JAILOLO – Puskesmas Jailolo siap melaksanakan tahapan vaksinasi virus corona (Covid-19) kepada tenaga medis. Salah satu yang dilakukan adalah menyiapkan ruangan yang akan dijadikan tempat vaksinasi maupun tenaga vaksinator. Hal ini disampaikan Pengelola Imunisasi Puskesmas Jailolo Ekawati Mahmud yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/1).

Ekawati mengatakan untuk tenaga vaksinator, Puskesmas Jailolo menyiapkan 5 orang yang terdiri dari tenaga bidan dan perawat. Mereka ini beberapa waktu lalu sudah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan pihak Balai Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel).”Jadi untuk tenaga vaksinator kami sudah siap,”ungkapnya. Sementara tempat untuk pelaksanaan vaksinasi juga sudah disiapkan. Yakni ruangan yang agak terbuka. Untuk tenaga medis yang siap divaksin 70 orang lebih.

Mereka ini semuanya sudah mendapat sms plus dan NIK nya sudah terdaftar.”Jumlah kami di Puskesmas Jailolo ini 70 orang lebih, dan semuanya sudah mendapat sms plus atau pemberitahuan untuk divaksin. Makanya kami tinggal menunggu jadwal pelaksanaan vaksin. Kalau jadwalnya sudah ada, kami siap divaksin,”ungkapnya, sembari mengatakan pelaksanaannya tidak sekaligus, tetapi dibagi. Yakni sehari 10 orang. Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Rosfintje Kalengit yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan kuota vaksin Sinovac tahap pertama yang masuk 1.840 dosis yang saat ini ditampung di gudang farmasi Desa Guaemaadu Kecamatan Jailolo. Setelah diterimanya vaksin ini, langsung dikoordinasikan dengan pemda maupun puskesmas terkait kesiapan pelaksanaannya.”Vaksin yang didistribusikan tahap pertama ini untuk 981 tenaga kesehatan (Nakes) termasuk 10 pejabat daerah,”ungkapnya.

Jumlah Nakes yang akan divaksin ini terdiri dari tenaga kesehatan di 14 puskesmas, RSUD, gudang farmasi dan Dinas Kesehatan.”Kami sudah siap untuk semua yang bekerja di fasilitas kesehatan baik yang berstatus tenaga kesehatan maupun non kesehatan akan divaksin,”ucapnya. Selain itu, tenaga vaksinator di masing-masing puskesmas juga mulai disiapkan. Untuk Nakes ini teknisnya harus ada sms plus atau pemberitahuan dari Peduli Lindungi. Setelah mendapatkan pemberitahuan barulah mendaftar untuk diperiksa dan divaksin.”Saat ini sudah ada sebagian di puskesmas yang sudah menerima pemberitahuan tersebut,”ucapnya. (met)