Giliran Divaksin Bupati dan Wabup Halbar tak Nampak

Pencanangan vaksin perdana Covid-19, Sinovac di Halmahera Barat, Rabu (10/2/2021). (istimewa)

Jailolo, malutpost.id -- Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy-Ahmad Zakir Mando tak menghadiri pencanangan vaksinasi yang digelar di Aula Bidadari lantai I kantor bupati, Rabu (10/2/2021) kemarin.

Padahal jadwal pencanangan vaksin Covid-19, Sinovac telah disampaikan kepada kedua kepala daeah tersebut sekaligus vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan 10 pejabat daerah.

"Kami akan koordinasikan kembali untuk divaksin ketika sudah berada di tempat,"kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Rosfintje Kalengit yang dikonfirmasi saat pencanangan.

Alhasil, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Syahril Abd Radjak diminta menjadi orang pertama penerima vaksin. Hanya saja, setelah di-screening petugas kesehatan menuju tahapan vaksinasi, orang nomor tiga di Pemkab Halbar ini mengeluh memiliki riwayat penyakit bawaan sehingga belum bisa menerima cairan penangkal virus tersebut.

Sementara Ketua DPRD Charles Richard Gustan juga belum bersedia divaksin karena saat screening, politisi PDI Perjuangan ini meminta petugas untuk memeriksa gula darah, jantung dan penyakit bawaan lain. Tetapi karena alatnya tidak disiapkan sehingga vaksinnya pun ditunda.

"Jadi sekda dan ketua DPRD itu karena ada keluhan penyakit bawaan sehingga vaksinnya ditunda sambil berada dalam pengawasan,"ungkapnya.

Sementara Forkopimda yang sudah berhasil divaksin adalah, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1501/Ternate Mayor Inf Galih Perkasa, Kapolres AKBP Tri Okta Hendriyanto,S.IK, Danyonif RK 732/Banau Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, Asisten I Setdakab Halbar Vence Muluwere, Kadinkes Rosfintje Kalengit dan sejumlah tenaga kesehatan.

"Vaksinasi ini dilakukan dua tahap. Jadi setelah hari ini (kemarin,red) menunggu 14 hari lagi untuk vaksin tahap II,"jelas mantan Kepala BKKBD Pemkab Halbar ini. (met)


-

Peliput : Tim

Editor   : M Nur Husen