Dua Kelompok Pemuda di Bacan Timur Bentrok, Ini Pemicunya

Puluhan pemuda masih berkumpul setelah bentrok dengan kelompok pemuda lainnya, Kamis (7/5) dini hari tadi. (SAMSIR HAMAJEN/MALUTPOST.ID)

Labuha, malutpost.id - Bentrok antara pemuda Desa Sayoang dan Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur kembali pecah, pada Kamis (7/5/2020) dini hari tadi. 
 
Pemicuhnya, warga Desa Babang tidak terima Kades Babang, Ahmad Hi Abu menjadi korban dugaan pemukulan oleh pemuda Desa Sayoang. 
 
Akibatnya, Ahmad harus dirujuk ke RSUD Labuha karena mengalami luka dibagian mata. Puncaknya, dini hari sekira pukul 01.00 WIT, pemuda Babang menyerang pemuda Desa Sayoang yang merupakan desa tetangga tersebut. 
 
Saling lempar benda tumpul antara kedua desapun berlangsung sekira 1 jam. Bentrok keduanya reda ketika polisi tiba dilokasi. 
 
Pemuda Desa Babang meminta agar pelaku pemukulan terhadap kades ditangkap dan proses."Kami minta pelaku segera ditangkap," teriak sejumlah pemuda.
 
Amatan koran ini, sebanyak 1 peleton Polisi disiagakan di perbatasan dua desa. 
Beberapa warga Babang saat ditemui malutpost.id dilokasi kejadian mengaku bentrok itu pecah beberapa malam lalu. Dia bilang, Kades sempat mendatangi Desa Sayoang untuk menyelesaikan masalah namun justru dianiaya."Memang pemuda Sayoang pukul Kades Babang, makanya kami tidak terima, sampai pelaku ditangkap," kata warga dilokasi kejadian.
 
Kapolsek Bacan Timur, Ipda Adnan Najar  mengaku petugas telah merendam aksi baku lempar dua kelompok pemuda tersebut. "Iya bentrok pemuda, dan sudah diselesaikan setelah Polisi amankan lokasi," jelas Kapolsek.
Hingga berita ini ditulis, Polisi masih berjaga jaga di perbatasan dua desa. (sam)
 
_
 
Peliput : Samsir Hamajen
Editor   : Ikram Salim