Satgas Covid Halsel dan Warga 'Baku Pukul'

Salah satu anggota Satgas Covid-19 mendapat perawatan medis. (istimewa)

Labuha, malutpost.id - Sejumlah petugas satgas covid-19 Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), babak belur dihajar warga gegara bubarkan pesta ronggeng.

Berdasarkan informasi yang diperoleh koran ini, Kasus pengroyokan petugas satgas covid-19 terjadi di Desa Marabose, Kecamatan Bacan, Senin (25/1). Awalnya petugas satgas covid-19 mendapat informasi jika ada pesta ronggeg di salah satu kediaman warga yang melaksanakan pernikahan di Desa Marabose.

Petugas satgas lalu turun ke lokasi untuk mengkroscek dan berkoordinasi agar pesta ronggeng tersebut ditutup. Selain karena sudah masuk dini hari, acara kumpul bersama dinilai melanggar anjuran pemerintah dalam kondisi pandemi covid-19.

"Gara-gara petugas berusaha bubarkan pesta, warga Marabose ngamuk dan bertindak kasar hingga berujung pada pengroyokan salah satu personil covid yang berada di lokasi hingga babak belur," ungkap petugas satgas kepada malutpost.id, Senin (25/1).

Mujiburahman, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Halsel yang juga Kordinator tim covid  dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, bahwa petugasnya dihajar warga Marabose saat berupaya untuk menutup pesta ronggeng.

Korban pengroyokan atas nama M. Qadri Buamona, dari Humas dan Komunikasi. Korban dianiaya hingga harus dirawat di Rumah Sakit. Selain petugas yang jadi korban, satu unit mobil petugas juga rusak akibat dilempari warga Marabose.

"Mobil yang rusak itu, dilempari warga saat berada di lokasi pesta ronggeng, sementara satu korban satgas dikeroyok.  Korban pengroyokan, sudah ditangani secara medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, sementara untuk pelaku pengroyokan  kita serahkan ke pihak kepolisian untuk ditangani secara hukum," jelas Mujiburahman menutup.(sam/lid)


-

Peliput : Samsir Hamajen

Editor   : Erwin Syam