Listrik Padam Pemkab Resah


WEDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah merespon pemadaman bergilir yang dilakukan PLN Weda beberapa hari terakhir. Upaya ini dilakukan dengan cara memfasilitasi pertemuan dengan menghadirkan PLN Weda, PLN Sofifi dan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kamis (27/2).

    Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani ini untuk mencari solusi terkait pemadaman yang meresahkan warga. Solusinya, yakni dibuat beberapa skema. Masing-masing skema jangka pendek. Yakni pemerintah daerah meminta PT IWIP menyuplai listrik di wilayah Weda Tengah dan sekitarnya pada malam hari. Kedua, skema jangka menengah. Yakni pemerintah meminta PLN menyewa mesin 1 MW dan berikutnya skema jangka panjang. Di mana 3 - 4 bulan ke depan menunggu uji coba power plant milik PT IWIP untuk diberikan ke pemerintah daerah melalui PLN sebesar 5 MW. "Ini solusi yang ditawarkan. Sementara managemen IWIP mengaku akan berkoordinasi dengan manajemen pusat untuk mendapatkan persetujuan,”ujarnya.

       Diketahui, pemadaman ini dilakukan adanya peningkatan pemakaian listrik sekitar 50 persen atau 350 KW di wilayah Weda Tengah. Sementara PLN Weda kekurangan 500 KW karena 4 unit mesin tidak diperasikan karena rusak.Kekurangan mesin ditambah pemakaian yang meningkat menyebabkan PLN harus melakukan pemadaman bergilir. (mpf/met)