Sidang Korupsi Lahan GOR

Yasser Samahati

WEDA – Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Gelanggang Olahraga (GOR) Fagogoru kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Rabu (18/3). Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Toni Irfan ini dengan agenda pemeriksaan saksi.

    Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Yasser Samahati mengatakan ada 6 saksi yang dihadirkan dalam sidang tersebut. Masing-masing Mantan Kasubbag Pertanahan Bagian Pemerintahan Zakaria Abdul Latif yang sekarang menjabat Plt Kabag Humas dan Protokoler, pegawai honor di bagian pemerintahan Akmal Basir,  Bendahara Pemerintahan Supriyanto Misdi, Fardi Mahmud pegawai pemerintahan serta mantan Bendahara Pemerintahan Bainuddin dan Muchamad Iksan pegawai pemerintahan. “Kita hadirkan enam saksi,”kata Yasser kepada Malut Post, Rabu (18/3).

    Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut beberapa waktu lalu menyebutkan, terdakwa mantan Kasubbag Pertanahan berinisial MSA alias Rani bersama saksi RS alias Rahmat selaku Kabag Pemerintahan tahun 2018 dan 2019 telah melakukan atau turut serta melakukan bebarapa perbuatan yang menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan terhadap pembayaran ganti rugi lahan senilai Rp632. 361.185,00.

    Terdakwa didakwa dengan pasal 12 huruf e jo pasal 18 ayat 1 huruf b UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.  Sedangkan Subsider pasal 11 jo Perundangan yang sama. (mpf/met)