Aksi Buruh Tambang PT. IWIP Ricuh

Ratusan karyawan PT. IWIP melakukan aksi, Jumat (1/5). (ISTIMEWA)

Weda, malutpost.id -  Ratusan buruh tambang PT Indonesia Weda Bay Industrial Park IWIP bersama mahasiswa menggelar aksi di Tanjung Ulie, Halmahera Tengah, Jumat (1/5). 
 
Aksi yang digelar tepat dengan peringatan hari buruh nasional 1 Mei 2020 itu, buntut dari kebijakan aturan perusahan yang merugikan karyawan. Akibatnya, beberapa fasilitas perusahan di rusak dan dibakar seperti warung, pos, smelter dan salah satu mobil. 
 
Masa aksi yang datang menggenakan seragam kerja lengkap memadati kantor HRD sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIT. Mereka juga membubarkan karyawan yang beraktivitas seperti di smelter A yang melakukan aktivitas produksi nikel. Beberapa petugas sekuriti juga dilempari.
 
Beberapa kebijakan yang dinilai mengekplotasi hak karyawan itu tertuang dalam memo tertanggal 12 April 2020 terkait akses masuk keluar bagi seluruh karyawan  Weda Bay serta pengumuman penyesuaian jam kerja selama Ramadhan 1441 hijriyah. Untuk memo tentang akss masuk keluar karyawan sendiri terdapat 4 poin. 
 
Salah satu poin karyawan yang menjalani masa observasi di Bandara mulai jam 07.00-17.00 dengan 2 jam istirahat. Bila dalam masa observasi karyawan tidak hadir karena alasan apapun termasuk sakit maka karyawan tidak dapat lagi mengikuti observasi dan menunggu panggilan. 
 
"Di Bandara itu tidak bisa ijin meskipun tanggal merah, sementara kita ijin tidak bisa lebih dari satu hari bagamana kalau ada karyawan yang kecelakaan kerja tidak mungkin ijin hanya 1 hari, jadi ini sangat diskriminasi," ungkap salah satu karyawan yang menolak namanya dipublikasi kepada malutpost.id, Jumat (1/5).
 
Selain itu lanjutnya, penyesuaian jam kerja karyawan di bulan Ramadhan juga dinilai diskriminasi dan tidak manusiawi. Dalam pengunuman itu jam kerja normal dimulai sejak pukul 07.00-18.00 dan 08.00-18.00 sementara untuk 
 
"Selama ini perusahan juga tidak berlaku adil kepada kita soal pemutusan hubungan kerja karyawan dan lain-lain," pungkasnya. (ikh)