Tiga Tahun Kepemimpinan Elang-Rahim, Ini Capaiannya

Bupati Halteng Edi Langkara. (Istimewa)

Weda, malutpost.id -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara membeberkan capaian tiga tahun kepemimpinan Pemerintahan Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani. Capaian ini sesuai dengan Misi Pemerintahan Elang-Rahim. 

Misi Pertama, Membangun Birokrasi yang Bersih Profesional dan Melayani. Pada misi ini pemerintah daerah telah melakukan berbagai program untuk mewujudkan birokrasi yang bersih.

Yakni mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) pengelolaan keuangan daerah dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK RI) Perwakilan Malut selama 2 tahun anggaran. Penguatan kelembagaan dan sumber daya aparatur melalui Diklat PIM di semua jenjang dan strata.

Pendidikan kedinasan bagi ASN bekerjasama dengan Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri. Setiap tahun pemerintah daerah mengirim para calon-calon pamong yang nantinya menjadi kaders inti di bidang pemerintahan. 

Misi kedua, membangun infrastruktur dasar dan konektifitas wilayah. Untuk misi ini, pemerintah daerah telah melakukan berbagai program strategis seperti pembangunan gelanggang olahraga Fagogoru yang direncanakan selesai pada tahun 2022. 

Pembangunan Jalan Hotmix Pulau Gebe. Pembangunan jalan hotmix Patani–Tepeleo (Bakajaya- Tepeleo Batu Dua). Pembangunan jalan hotmix Tepeleo–Sakam.

Pembangunan jalan hotmix Sakam–Tepeleo sementara dikerjakan dan kami pastikan dapat selesai pada tahun 2021. Pembangun reguler jalan hotmix di 10 ibu kota kecamatan dan pembangunan jembatan dalam wilayah kabupaten Halmahera Tengah yang direncanakan tuntas pada tahun 2022.

“Di sektor komunikasi dan informasi. Untuk mendukung konektifitas wilayah dan layanan informasi dan komunikasi telah dilaksanakan pembangunan tower sebanyak 2 unit di kecamatan Patani dan Patani Barat. Tower ini berbasis Fourth Generation atau 4G. Pengadaan 3 unit repiter di Sagea, Gemaf dan Kilo Meter 3 Kota Weda,” ujar Bupati. 

Misi ketiga, mengembangkan potensi sumber daya alam dan menciptakan iklim investasi. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai program strategis pada sektor ekonomi antara lain. Sektor pertanian, untuk meningkatkan produksi pertanian pemerintah daerah telah membangun jalan produksi dan jalan usaha tani guna memperlancar mobilisasi hasil-hasil pertanian dan perkebunan.

Serta pengadaan sarana dan prasana produksi pertanian dan peternakan. “Kita berikan bantuan bibit padi, jagung dan kacang tanah kepada gabungan kelompok tani sebanyak 8 Gapoktan dengan jumlah petani sebanyak 420 orang pada Dinas Pertanian untuk mengatasi dampak covid-19,” ujarnya.

Pada sektor pariwisata, telah dilaksanakan program pembangunan infrastruktur pendukung kepariwisataan berkelanjutan yakni. Kawasan Nusliko Park, kawasan Geopark Goa Boki Moruru dan kawasan konservasi mangrove Kacepi Kecamatan Pulau Gebe.

“Menjadikan tarian lala dan cokaiba sebagai warisan hak cipta tak benda. Pada sektor perindustrian dan perdagangan Pemda telah melakukan program pembangunan pasar Fagogoru Kota Weda dan pembangunan pasar Lelilef dengan sistem multiyears. Pembangunan pasar Fidi Jaya yang direncanakan selesai pada tahun 2020 ini,” terangnya. 

Misi keempat, mewujudkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata dan bermutu. Pada misi ini, dalam waktu 3 tahun kepemimpinan Elang-Rahim telah melakukan berbagai program strategis. Di antaranya peningakatan sarana dan prasarana pendidikan dengan melakukan pembangunan dan rehabiltasi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium dan rumah guru mulai dari Paud, SD, SMP serta mengangkat tenaga Guru PTT sebanyak 686 orang.

Tidak hanya itu bahkan pemerintah daerah telah melakukan subsidi Pendidikan pada Perguruan Tinggi jenjang S1, Pendidikan pasca sarjana S2 setiap tahun 20 orang dan S3 sebanyak 5 0rang.

“Semua ini diperuntukkan bagi mereka yang bukan pegawai Negeri. Dengan target dalam satu periode pemerintahan 5 tahun kita capai 100 orang magister putra–putri Halmahera Tengah. Serta sarjana Doktor 25 orang dari berbagai program studi yang butuhkan oleh daerah ini,” ungkapnya.

Begitu juga di sektor kesehatan, Pemda terus meningkatkan fasilitas layanan pada 11 Puskesmas dan 38 Pustu yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan dan Desa.

Misi kelima, mengembangkan budaya Hukum dan HAM dalam kehidupan masyarakat yang berlandaskan Falsafah Fagogoru. Pemda telah malaksanakan program pada sektor keagamaan dengan memberikan insentif kepada para Imam dan Pendeta. Serta melaksanakan MTQ dan STQ tingkat kecamatan dan kabupaten. 

“Selain program akselerasi pembangunan mulai dari Kluting Jaya ke Sakam sampai Pulau Yoi. progres pembangunan selama 3 tahun, pembenahan dan penataan Kota Weda sebagai pusat pemeritahan dan perdagangan menjadi program prioritas yang dilaksanakan setiap tahun berjalan,” pungkasnya. (mpf/pn)

 

 

-

Peliput : Fahrudin Udi

Editor   : Ikram