Terjepit Mesin Pengelolaan Nikel, Tangan Karyawan IWIP Terbakar


Karyawan PT IWIP tengah dirawat di RSUD Chasan Boesoirie Ternate ditemani sang ibu. (istimewa)

Weda, malutpost.id -- Kecelakaan kerja kembali terjadi di PT Indonesia Weda Bay Industrial (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Kali ini korbannya Iksan Yahya (25) warga Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan. Korban di telah dilarikan ke Ternate dan menjalani perawatan di RSUD Chasan Basoeri Ternate karena kondisinya cukup parah.

Korban yang ditugaskan di bagian feronikel itu mengalami luka bakar di bagian tangan kiri, tulang kaki kanan patah dan luka parah di kedua kakinya. Kecelakaan kerja itu terjadi, Sabtu (30/1/2021) sekira pukul 23.00 malam.

Korban menuturkan, ia ditugaskan di feronikel pembuangan limbah. Malam itu ia membersihkan kotoran mesin pengolahan nikel. Sontak temannya berkebangsaan China menghidupkan mesin pengolahan nikel tersebut. Alhasil tangan kiri korban terbakar dan kaki kanannya patah karena terjepit mesin.

Rekan sekerjanya yang menyaksikan kejadian itu langsung membawa korban ke RSUD Chasan Basoeri Ternate untuk mendapat perawatan intensif. "Saya berharap pihak perusahaan membiayai pengobatan selama di rumah sakit serta masa kontraknya tidak boleh dihentikan. Apalagi sesuai keterangan dokter diperkirakan saya bisa sembuh dua bulan kemudian," jelasnya.

Sementara itu Humas PT. IWIP Agnes Megawati dikonfirmasi membenarkan kecelakaan kerja tersebut. "Benar karyawan tersebut mengalami kecelakaan dan pihak perusahaan dengan segera memberikan pertolongan mengirim korban ke RSUD Chasan Basoeri Ternate. Perihal penyebab kecelakaan, saat ini tim HSE sedang melakukan investigasi," singkat Agnes.

Di tempat terpisah Kasubag Humas Polres Halteng IPDA arsad menyampaikan, hari ini penyidik bakal turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan. "Hari ini penyidik akan turun ke TKP untuk penyelidikan," ucapnya. (mpf)


-

Peliput : Tim

Editor   : Fahrudin Udi