Kota Weda Dipenuhi Sampah


MENUMPUK: Sampah di jalan raya pusat Kota Weda tepatnya di Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda yang berhamburan di badan jalan, Rabu (17/3) kemarin. Sampah ini selain merusak pemandangan kota, juga mengeluarkan bauh tak sedap.  

WEDA – Sampah berserakan di pusat Kota Weda tepatnya di Jalan Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda, Rabu (17/3). Ini karena sampah yang ditampung tidak angkut petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sehingga berhamburan dan mengeluarkan bauh busuk di lingkungan sekitar.

Anggota DPRD Arifin Samad meminta DLH segera mengangkut sampah tersebut dan memindahkan kontainer sampah itu di lokasi yang lain.”Ini jalan utama pusat kota. Makanya kontainer sampah ini harus dipindahkan karena bauhnya mengganggu kenyamanan warga,”tandasnya. Politisi Partai NasDem ini mengatakan keberadaan sampah yang berserakan di jalan raya itu sangat memalukan karena selain mengeluarkan bauh busuk, juga merusak pemandangan kota.

Karena itu, DLH sudah harus memikirkan caranya memindahkan tempat sampah tersebut.”Kalau DLH tetap menginginkan kontiner sampah itu berada di lokasi tersebut, maka pengangkutannya juga harus intens sehingga tidak berhamburan di jalan,”tegasnya.

Tidak diangkutnya sampah ini disinyalir sebagai bentuk protes petugas kebersihan atas gaji Februari-Maret yang belum dibayarkan.   Sebelumnya, Bendahara DLH mengaku keterlambatan pembayaran gaji ini karena ada perubahan sistim informasi manajemen daerah (SIMDA) ke sistim informasi pemerintah daerah (SIPD).

Tetapi menurut petugas perubahan sistem itu bukan urusannya. Yang harus dilakukan adalah gaji mereka tiap bulan dibayar, bukan menunggak seperti ini.”Kami juga punya keluarga seperti ASN. Karena itu, kami minta gaji segera dibayarkan,”kata salah satu petugas. Selain itu, meminta agar gaji mereka bisa dinaikkan, karena Rp 900 ribu itu dari pemerintahan sebelumnya. (met)