Nama Buyung Menguat Jabat Bupati, Garda Haltim Angkat Bicara

Ilustrasi kepala daerah.

Maba, malutpost.id -- Penasehat Garda Merah Putih Halmahera Timur (Haltim), Dimpo meminta Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AGK) meninjau kembali usulan Penjabat (Pj) Bupati Haltim.

Pasalnya, Buyung Radjiloen yang diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diketahui memiliki hubungan emosional dengan salah satu bakal calon (Balon) Bupati Haltim yang akan bertarung pada pilkada Desember mendatang.

"Kami minta dengan tegas kepada gubernur agar lebih jelih melihat pejabat yang diusulkan untuk menduduki jabatan Pj Bupati. Sementara di Haltim Pj bupati yang diusulkan harus memiliki kapasitas yang mumpuni dan tidak punya hubungan keluarga dengan para kandidat bupati yang akan bertarung," tegas Dimpo kepada malutpost.id Kamis (17/9/2020).

Menuutnya, ada tiga nama pejabat yang diusulkan gubernur ke Mendagri. Salah satunya Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Buyung Radjiloen. Dia bilang, pejabat yang menduduki posisi tertinggi di Haltim harus memiliki kemampuan yang mumpuni dan memahami  budaya setempat. 

“Harus orang-orang yang memiliki kapasitas dan mengikuti kondisi budaya masyarakat sesuai falsafah daerahnya, serta tidak ada kepentingan saat-saat seperti ini," tandasnya. 

Sekjen Garda Merah Putih Musadat Ishak menambahkan, untuk menjaga atmosfer demokrasi di Haltim menjelang pilkada, maka Pj bupati yang direkomendasikan gubernur tidak memiliki kedekatan emosional dengan kandidat bupati yang maju bertarung. Tujuannya, agar pejabat yang ditunjuk mampu memposisikan diri dalam menjaga netralitas sebagai Pj Bupati di Haltim. "Ini juga untuk menjaga penilaian publik serta menjaga atmosfer demokrasi di Haltim," tegasnya. 

Karena itu, lanjut Musadat, pengurus Garda Haltim meminta gubernur meninjau dan mempertimbangkan kembali nama yang diusulkan, agar tidak membuat gaduh di masyarakat dengan isu salah satu kandidat bupati memiliki hubungan keluarga dengan Pj Bupati. "Untuk memastikannya kami akan terus memantau perkembangan Pj Bupati yang akan ditetapkan Mendagri," pungkas Musadat. (ado)

 

-

Peliput : Muhammad Kabir

Editor : Ikram