Jika Diizinkan, 40 CJH Asal Haltim Tetap Batal Berangkat

Kepala Seksi Haji dan Umroh Kementerian Agama Haltim, Aminuddin. (Foto: Ado/malutpost.id)

Maba, malutpost.id -- Pelaksanaan ibadah haji 2021/1442 Hijriyah belum ada kepastian akibat pandemi Covid-19. Kondisi ini berimbas pada antrian Calon Jamah Haji (CJH) yang sudah terdaftar di daerah salah satunya Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.

Kepala Seksi Haji dan Umroh Kementerian Agama Haltim, Aminuddin menjelaskan, kuota CJH Haltim sebanyak 60 orang tahun ini. Meski begitu, tidak semuanya diberangkatkan jika Pemerintah Arab Saudi membuka keran pelaksanaan ibadah haji.

Menurutnya, jamah yang dioprioritas nanti akan dilihat dari kategori usia mulai 18 sampai 50 tahun, sedangkan untuk jamah dengan usia di atas 50 tahun atau masuk kategori lansia belum bisa diberangkat karena Covid-19.

Dari data Kemenag, dari 60 yang terdaftar hanya 20 orang yang dipastikan memenuhi syarat keberangkatan. Artinya, 40 jamah harus mengantri kembali dan menunggu regulasi baru.

"Mengingat 40 lainnya sudah kategori lansia. Untuk haji, dari 60 yang batal berangkat 2020 itu tercatat 4 orang sudah meninggal dunia dan sampai sejauh ini 3 pengganti sudah masukkan berkas, sedangkan satu pengganti masih tahap proses," jelas Aminudin.

Di katakannya, pemberangkatan CJH kategori lansia baru bisa dilakukan jika ada regulasi baru yang mengatur terkait jamah lansia dari Kementerian Agama.

"Jadi kepastian CJH lansia ini diberangkatkan atau tidak kami masih menunggu regulasi dari kementerian," pungkasnya.

Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian soal pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Meski demikian, Kementrian Agama (Kemenag RI) sedang menyiapkan mitigasi ibadah haji 2021/1442 Hijriyah jika pandemi Covid-19 tak kunjung mereda. (ado)


-

Peliput : Muhammad Kabir

Editor : Ikram