Kasus Sopir Hamili Pelajar "Tatono" di Polres

Ilustrasi Cabul. (Ggl)

TOBELO - Masih ingat dengan kasus dugaan sopir Fransisko Marajabesi  hamili salah satu pelajar yang dilaporkan ibu korban di Polres pada Oktober 2019 lalu, kasus tersebut hingga kini belum ada titik terang. Padahal saat ini korban sudah hamil empat bulan. 

Kasat Reskrim Polres Halut, AKP Rusli Mangoda, saat dikonfirmasi koran ini kemarin mengatakan, akan mengecek ke penyidik kemudian baru diinformasikan kembali. hanya saja, hingga berita ini diturunkan, kasat belum memberikan keterangan lanjutan perihal progress kasus sopir hamili pelajar.

Kasus ini diketahui terjadi bulan Agustus 2019. Namun, baru terungkap saat Ibu Korban Dortea Mozes (36), melaporkan ke Polres setempat, Ahad (13/10) atau tiga bulan pasca kejadian.

Menurut pengakuan korban, pada bulan Agustus Fransisko Marajabesi (49) sang sopir yang juga warga desa Wari, mengajak korban MD (13) dengan sepeda motor untuk membeli es buah di pasar.  Selanjutnya, pelaku membawa korban di lokasi kejadian dan meminta korban membuka baju dan celana, dengan iming iming diberikan Handphone, permintaan pelaku lalu dituruti korban, namun ternyata tidak hanya pakaian saja yang dibuka, pelaku lalu melancarkan aksinya dengan menyetubuhi korban. (cr04/Lid)