Hadiah Open Tournament Gubernur Cup II Diserahkan

HADIAH:Kadispora Malut, Ansar Daally saat menyerahkan hadiah kepada tim pemenang Open tournament Gubernur Cup II di lapangan Gorua Selatan (Gorsel) kecamatan Tobelo Utara, Sabtu akhir pekan kemarin.

TOBELO–Pelaksanaan Open Tournament Gubernur Cup II di kabupaten Halmahera Utara (Halut) resmi berakhir. Ini ditandai dengan penyerahan hadiah kepada tim pemenang oleh Gubernur Malut melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kadispora (Kadispora) Malut, Ansar Daally di lapangan Gorua Selatan (Gorsel) kecamatan Tobelo Utara, Sabtu akhir pekan kemarin. Hadiah dengan total Rp. 120 juta diserahkan Kadispora sekaligus ikut meresmikan Sekolah Sepak Bola (SSB) Gorua Tobelo (Gortob) FC.

Open tournamen Gubernur Cup II yang digelar ada dua kategori. Yakni kategori umum yang diikuti 32 tim dan  kategori usia 14 tahun sebanyak 16 tim. Untuk kategori umum, pertandingan kali ini dimenangkan tim Gortop FC sebagai juara umum dan berhasil mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 40 juta. Sementara juara II diraih tim Putra Canga FC yang berhasil membawa pulau uang tunai Rp 20 juta disusul Persis FC sebagai juara III dengan total hadiah Rp. 10 juta dan tim Nofos FC sebagai juara empat dengan bonus Rp 5 juta.

Sementara untuk kategori usia 14 tahun, juara I diraih tim Persema Mamuya Fc yang berhasil membawa pulau uang tunai Rp 10 juta. Sedangkan tim Lahamajojo FC harus puas karena hanya mampu meraih juara II dengan total bonus Rp 5 juta disusul Halmahera FC sebagai juara III dengan bonus  Rp 3 juta diikuti juara ke IV yang diraih tim Indonesia Muda FC dengan total bonus Rp 1 juta. Tidak hanya tim yang tampil sebagai juara umum. Kategori pemain terbaik juga ikut mendapatkan bonus. Untuk kategori pemain terbaik mendapatkan bonus Rp. 1 juta, top skor Rp 1 juta dan kiper terbaik Rp 1 juta.

Usai menyerahkan hadiah, Ansar mengatakan, kemenangan yang berhasil diraih para tim bukanlah kebetulan, melainkan kerja keras dan kekompakan yang dibangun dalam permainan. Mewakili gubernur, dirinya juga ikut memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Gorua, terutama para pemuda atas ide dan gagasan sehingga tournament bisa berjalan dengan lancar dan suskes. Menurutnya, sepak bola adalah olahraga multitalenta sebab memiliki dua manfaat utama, yakni sebagai ajang kejuaraan dan hiburan. “Ini bisa dilihat dari perkembangan sepak bola di Halut dan Gorua pada khususnya. Semoga tournamen ini makin mendorong semangat generasi muda untuk bersaing di tingkat daerah maupun maupun nasional,”harapnya. Ditempat yang sama, ketua panitia kegiatan, Abdul

Salah Syaban dalam kesempatan ini lantas menyampaikan permohonan maaafnya kepada seluruh tim yang keluar sebagai pemenang berkaitan dengan keterlambatan penyerahan bonus. “Maaf kalau agak terlambat, tetapi kami tetap memberikan sesuai dengan kesepakatan bersama,”ucapnya.

Abdul Salah juga ikut memberikan apresiasi kepada pemuda yang telah mendeklarasikan  SSB Gortob FC. Diakuinya, SSB Gortob memang masih banyak kekurangan, terutama-bibit-bibit pemain yang bisa mengharumkan nama provinsi Malut di tournament nasional. “Walaupun serba kekurangan tapi bisa dilihat semangat Pemprov  melalui Kadispora yang mendukung penuh perkembangan sepak bola di Halut agar lebih baik lagi,”tandasnya.(cr-04/pn/aji)