Mabuk Lalu Buat Onar, Anggota Brimob Polda Malut Bongkar Kedok DPO

Tersangka DPO (kaos putih) kasus pencurian dan penganiayaan berat yang diamankan oleh anggota Kompi 1 Yon Pelopor Polda Malut di Halut. (Foto: Ramlan/malutpost.id)

Tobelo, malutpost.id – Kompi 1 Yon Pelopor Brimob Polda Maluku Utara berhasil mengamankan seorang pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),  Senin (27/7/2020) malam.
 
Tersangka diketahui Frans Christian Hamadi alias Nyong Hamadi (24 tahun) diduga terlibat dalam kasus pencurian dan penganiyaan berat yang ditangani Polsek Jayapura Selatan Polda Papua.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun malutpost.id, Selasa (28/7/2020) tersangka diamankan oleh personel jaga Kompi 1 Yon A Pelopor bersama tim Intelmob Sat Brimob Malut unit Halut. Tersangka diamankan lantaran membuat onar setelah miras bersama orang tua angkatnya di Desa Pediwang, Kecamatan Kao Utara.
 
Dansat Brimob Polda Malut, Kombes (Pol) Muhamad Erwin melalui Danki Kompi 1 Yon A Pelopor AKP Mahrus Munir, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. 
 
Mahrus mengisahkan, sebelum diamankan, pihaknya melalui piket jaga sekira pukul 20.50 WIT menerima laporan dari salah satu warga Desa Pediwang bahwa ada keributan.
 
“Petugas kemudin merespon personel jaga bersama tim kemudian datangi TKP dan mengamankan pelaku ke Mako Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor di Desa Kupa-kupa,” jelas Mahrus, malam tadi sekira pukul 00.15 WIT.
 
Bahkan, lanjut Mahrus, pelaku yang diamankan tersebut, ternyata DPO dengan kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Jayapura Selatan Polda Papua.
 
“Itu sesuai dengan surat edaran DPO yang ditetapkan oleh Polsek Jayapura Selatan,” ungkapnya. 
 
Dijelaskan Mahrus, penetapan DPO tersebut, karena pelaku melarikan diri setelah melakukan perampasan sepeda motor di depan Dealer Daihatsu. Hal itu berdasarkan laporan polisi nomor : LP/145/lll /2019.pada tanggal 12 Maret 2019. 
 
Selain itu, kata Mahrus, aksi tersangka yang terjadi di depan SD Asalam Entrop juga mengakibatkan korban mengalami luka berat ini sesuai laporan polisi nomor :LP/275/V/2019 tanggal 12 Mei 2019.
 
"Sementara telah kami serahkan ke Polres Halmahera Utara. Ini setelah hasil koordinasi via telpon dengan penyidik Polsek Jayapura Selatan," pungkasnya. (cr-04)
 
 
 
-
Peliput : Ramlan Harun
Editor   : Ikram