Buat Banyak Perubahan, Camat dan Kades Apresiasi H Robert

H Romo Nitiyudo Wachjo

Tobelo,malutpost.id — Hampir setahun PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) dimiliki H Romo Nitiyudo Wachjo lewat PT Indotan Halmahera Bangkit. Meski terbilang baru, masyarakat di lingkar tambang sudah merasakan perubahannya dibanding saat dikelola Newcrest sekira 20 tahun. Diketahui, H Robert, sapaan akrab H Romo Nitiyudo Wachjo memulai divestasi saham dari Newcrest pada akhir 2019. Pemilik PT Indotan itu merampungkan seluruh proses divestasi pada Maret 2020, tepatnya pada 4 Maret 2020. Artinya, kehadiran H Robert sebagai investor di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) baru sembilan bulan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, para karyawan sangat merasakan ‘berkah’ dengan hadirnya H Robert sebagai Presiden Direktur (Presdir) PT NHM. Berkah itu tidak dilihat semata-mata ‘bonus pendapatan’ yang diperoleh, melainkan rasa kepedulian tinggi pimpinan terhadap karyawan yang disebut sebagai aset paling berharga. Itu penilaian secara internal (karyawan), lantas bagaimana secara eksternal di lingkar tambang? “Untuk sementara kami melihat ada perubahan nyata NHM saat dipegang Indotan dibanding Newcrest. Komunikasi terjalin baik, ada transparansi, penyelesaian perbedaan pendapat diselesaikan dengan musyawarah. Ini baik sekali.” Demikian penilaian Camat Kao Melkianus Laranga, Camat Kao Teluk Arismen Idris, Camat Malifut Abubakar Hi Soleman, dan Iskandar Hi Karim selaku Kades Tiowor sekaligus Ketua Forum Kepala Desa (FKD) Kao Teluk, diwawancarai terpisah.

Sejak mengakuisisi 75 persen saham Newcrest di NHM, H Robert dan sudah mulai berbuat. Selain intens melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat di lingkar tambang, PT NHM turut meluncurkan NHM Peduli yang fokus pada bantuan penanganan covid-19. Selain itu, H Robert memiliki program sendiri (pribadi) yang fokus pada bantuan bagi anak yatim piatu, warga kurang mampu, dan bantuan ke rumah ibadah. Ditambah, NHM melalui Department Social Performances (SP) mulai luncurkan program yang berorientasi pada Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). “Saya dan camat lainnya di lingkar tambang sudah ketemu dengan H Robert. Kami sudah mendengar niat baik beliau untuk berbuat bagi Halmahera Utara (Halut), khususnya masyarakat di lingkar tambang. Semua rencana program dibicarakan bersama, tidak hanya kami (camat), tetapi juga melibatkan aparat desa, tokoh adat, pemuda, hingga mahasiswa,” kata Melkianus. “Bahkan ada kelakar kami di antara para camat. Beliau kelakar kami, malaikat diam tapi wujud nyata. Karena, benar-benar peduli bagi masyarakat, terutama masyarakat yang kurang mampu,” sambungnya. Senada dikatakan Arismen Idris. Bahwa pelayanan perusahaan hari ini sangat jauh berbeda dibanding dulu. Pelayanan hari ini sangat dirasakan masyarakat. “Apalagi tidak ada yang dibeda-bedakan. Ini yang menurut saya luar biasa. Ditambah, komunikasi yang terjalin baik,” terangnya.

Karena itu, dia selaku kepala wilayah Kecamatan Kao Teluk, sangat berharap kepada semua masyarakat di lingkar tambang, khususnya di wilayahnya agar bisa bersama-sama dengan perusahaan (NHM) untuk berbuat yang terbaik bagi daerah ini. “Kalau ada persoalan bisa duduk bersama secara musyawarah. Karena saya secara pribadi menilai Pak H Robert orangnya komitmen dan tulus ingin membantu kita (Halut). Beliau juga terlihat seorang pekerja keras. Buktinya apa yang sudah dirasakan masyarakat hari ini. Beliau terlalu baik, karena itu mari kita jaga bersama-sama perusahaan ini, agar manfaatnya dapat kita rasakan bersama,” ajak Aris. Demikian pula Camat Malifut Abubakar Hi Soleman.

Menurutnya, dari pertemuan dengan H Robert dia melihat semua yang diucapkan orientasinya untuk membangun daerah ini. “Beliau kalau saya lihat, tidak hanya memikirkan yang ada di lingkar tambang, tapi memikirkan Halut secara keseluruhan. Beliau komitmen, tidak pelit, dan tidak suka berbohong,” kata Abubakar. Sementara, Kepala Desa Tagono Arsad Muhammad yang juga Ketua FKD Kecamatan Malifut, mengaku meski dirinya belum sempat bertemu langsung dengan H Robert, namun beberapa informasi yang diperoleh sudah cukup menggambarkan sosok pemimpin baru NHM itu. “Soalnya saat pertemuan 18 Agustus lalu, saya tidak sempat ikut karena kondisi kesehatan lagi tidak memungkinkan. Nah dari informasi, termasuk media, saya merasa beliau orang baik. Bantuan yang diberikan selama covid dan menghidupkan kembali bandara Kuabang, cukup bagi saya. Saya berharap program nanti bisa bermanfaat bagi masyarakat,” singkatnya.

Terpisah, Iskandar Hi Karim selaku Kepala Desa Tiowor sekaligus Ketua FKD Kao Teluk mengibaratkan, 20 tahun masa sakit NHM saat dipegang Newcrest. Kini, hampir setahun dipegang PT Indotan, NHM mulai pulih. “Sangat terasa perubahan yang dilakukan. Beberapa program yang sudah beliau lakukan sangat menyentuh masyarakat. Dan ini tidak pernah dilakukan oleh NHM di masa Newcrest. Karena itu bagi saya, Pak haji bukan lagi orang asing bagi kami, tetapi sudah kami anggap sebagai orang tua kami,” kata Iskandar. (fir/rul)