Kebijakan Haji Robert Dapat Apresiasi Pemuda Adat Pagu

Romi Djako

Tobelo,malutpost – Apresiasi kepada Presiden Direktur (Presdir) yang juga pemilik PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) H Robert Nitiyudo terus berdatangan. Pasalnya, meski belum genap setahun mengambil alih saham Newcreas, tetapi Haji Robert, sapaan akrabnya, telah banyak melakukan perbaikan. Secara internal misalnya, semua karyawan sub kontrak maupun magang telah dialihkan ke Induk Perusahaan (NHM). “ Ini adalah kebijakan yang menggembirakan buat anak-anak lokal yang sudah cukup lama bekerja di PT.NHM tetapi hanya berstatus kontrak atau di-sub kontraktor, yang tentu berbeda hak-hak dengan karyawan induk, terutama sistem pengupahan. Dengan kebijakan baru ini anak-anak lokal sangat terbantu,” kata, Pemuda Adat Suku Pagu, Halmahera Utara, Romi Djako, kemarin (18/1).

Selain itu, kebijakan Haji Robert dalam membantu masyarakat adat sebesar Rp4 miliar per tahun dan operasional Rp200 juta per bulan, merupakan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat Adat Pagu, Boeng, Modole dan Towoliliko. Anggaran yang diberikan ini akan diatur dan dikelola oleh masing-masing suku dengan asas transparan. Soal ini, kata dia, perlu ada peran dari pemuda/pemudi adat untuk membantu pengembangan adat di masing-masing wilayah melalui anggaran yang disediakan dari NHM. “ Di bidang Konsumsi/dapur, PT NHM juga melibatkan masyarakat petani lokal. Mereka diberikan ruang untuk menyuplai kebutuhan dapur terutama sayur-mayur ke NHM. Kebijakan ini patut diberikan apresiasi,” ucapnya.

Sumbangan, dengan total Rp2 miliar kepada masyarakat kurang mampu saat Hari Natal dan Tahun Baru, sekalipun tidak semua desa dapat, tetapi ini menujukan keberpihakan Haji Robert kepada masyarakat yang luar biasa. Kebijakan terbaru yang dikeluarkan NHM, yaitu rekrutmen 84 sarjana yang berasal dari anak-anak lokal untuk menjadi pendamping pada 84 desa lingkar tambang ditambah 10 orang untuk lima kecamatan juga sangat luar biasa. “ Pola rekrutmentnya melalui musyawarah masing-masing desa. Sekarang sementara berjalan. Kebijakan ini bagi saya sangat luar biasa,” tandasnya.

Upaya memperbaiki Gosowong baik internal maupun external yang dilakukan oleh Haji Robert cukup pesat. Selaku pemuda adat dia sangat mengapresiasi. “ Meski begitu Tim SP NHM harus hadir di tengah-tengah masyarakat agar terus melakukan sosialisasi rencana dan aksi NHM, sekaligus menerima input/masukan dari masyarakat secara akurat,” pungkasnya.(rls/rul/*)