Janji Potong Jari Jika AMAN Menang, Warga Tidore Dikepung Pendukung Petahana

Hamdal Ali saat membuat laporan di Ditreskrimum Polda Malut .(Istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Ada-ada saja janji warga Kelurahan Gurabati Kota Tidore Kepulauan ini.

Pria yang diketahui bernama Hamdal Ali itu janji memotong jarinya jika pasangan nomor urut 02, Capt Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen (AMAN)  menang dalam Pilkada Tikep kali ini. Alhasil, pendukung AMAN menagih janji Hamdal yang berujung pengeroyokan.

Tak terima, Hamdal lalu mempolisikan Lurah Gurabati Hamid Umar Sangaji dan dua warga lainnya ke Polda Malut, Selasa (15/12/2020).

Peristiwa ini terjadi pasca pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota selesai. Saat itu pendukung  AMAN berbondong-bondong mendatangi rumah Hamdal di Gurabati. 

"Tapi bersembunyi di loteng karena dan kemudian polisi dan TNI datang mereka lalu bawa saya ke Polsek," kata Hamdal kepada wartawan. 

Saat sampai di Polsek dia justru dipukuli oleh pendukung AMAN yang sudah menunggu. Bahkan, mereka juga menyodorkan pilihan memotong jari sesuai janji atau keluar dari Gurabati. 

"Setelah diberikan dua pilihan oleh Lurah Gurabati, saya lebih memilih keluar dari Gurabati. Yang saya laporkan lurah dan dua warga yakni Ade Abubakar dan Ahmad Sindin," tegasnya.

Terpisah, salah satu anggota Piket Ditreskrimum Polda Malut, Brikpa Riswan Yusup saat dikonfirmasi membenarkan laporan pengaduan tersebut.

"Demi mempermudah pemeriksaan saksi dan korban yang berada di wilayah Polres Tikep, kasus ini bakal dilimpahkan ke Polres Tikep," tandas Riswan. (aby)


-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor   : Ikram Salim