Bagi-bagi Proyek di Pemprov Seret Nama Gubernur Malut, Sejumlah Saksi Diperiksa

AKBP Adip Rojikan. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut terus mendalami dugaan pencatutan nama Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba terkait bagi-bagi proyek di Pemprov Malut.


Kasus tersebut diadukan oleh salah satu kontraktor bernama Bambang ke Polda Malut. Laporan terhadapa mantan Kepala Dinas Pangan Pemprov Malut inisial ST itu lantaran merasa dirugikan atas ulah ST.


Pelapor dijanjikan untuk mendapatkan proyek tahun anggaran 2019 dengan persyaratan membangun rumah Gubernur Maluku Utara di Bacan, Halmahera Selatan senilai Rp 350 juta, namun setelah pekerjaan selesai proyek yang dijanjikan tak kunjung dapat. Merasa ditipu, Bambang mengadukan ST ke Polda Malut.


Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan saat dikonfirmasi mengemukakan, pihaknya hingga kini masih terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. “Kasusnya masih penyelidikan,” kata Adip kepada malutpost.id, Rabu (11/11/2020).


Menurut juru bicara Polda Malut itu, tim penyelidik sejauh ini telah meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Sudah 6 saksi yang telah diambil keterangan,” ungkap Adip mengakhiri. (aby)


-

Peliput : Hasbi Konoras


Editor   : Ikram