Objek Wisata Jadi Kawasan Wajib Masker

LAUNCHING: Pose bersama usai launching kawasan wajib masek di lokasi wisata Pantai Jikomalamo Ternate, Sabtu (20/2).

Ternate, malutpost.id - Setelah menetapkan sejumlah ruas jalan dan areal pelabuhan sebagai kawasan wajib masker (KWM), Polda Maluku Utara (Malut) bersama TNI serta sejumlah instansi terkait lainnya, menetapkan objek wisata di Malut, sebagai Kawasan Wajib Masker (KWM). Penatapan objek wisata sebagai Kawasan Wajib Masker ini di-launching langsung oleh Kapolda Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, yang dipusatkan di lokasi wisata Pantai Jikomalamo Ternate, Sabtu (20/2). 

Direktur Pamobvit Polda Malut Kombes Pol. Wandy Rustiawan, S.I.K., M.M.Tr., dalam laporannya menyampaikan, selaku koordinator Kawasan Wajib Masker di objek pariwisata, mereka telah menetapkan delapan objek pariwisata di Provinsi Maluku Utara sebagai Kawasan Wajib Masker. "Di wilayah Polres Ternate yakni Pantai Jikomalamo, Pantai Sulamadaha dan Danau Tolire, kemudian di Polres Halmahera Barat yaitu area festival teluk Jailolo, Pantai Nusliko di Kecamatan Weda, Halmahera Tengah, Pantai Posi-posi Halmahera Selatan, Pulau Dodola Morotai dan Pantai Pastina Kepulauan Sula,” jelas Dir Pamobvit.

Dalam arahannya Kapolda Malut menyampaikan, pihaknya telah memerintahkan seluruh Pejabat Utama Polda Malut untuk membentuk empat kawasan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Malut yakni; Kawasan Wajib Masker di Jalur Lalu Lintas, Pasar, Objek Layanan umum ASDP dan Objek Pariwisata. "Kita akan terus berkolaborasi, koordinasi untuk mengoptimalkan Kampung Tangguh dan kawasan-kawasan yang sudah dibentuk ini guna penanganan Covid-19," terang kapolda. Kapolda juga mengucapkan terimakasih dan mengajak seluruh elemen untuk sama-sama berkontribusi untuk mencegah, menyelamatkan dan menghidupkan ekonomi di dunia wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kepala Dinas Pariwisata Malut Tahmid Wahab, mengapresiasi langkah Polda Malut dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Maluku Utara. "Terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polda Maluku Utara yang telah memfasilitasi dan menunjukkan kepedulian serta rasa kemanusiaan yang tinggi, terutama dalam penanganan Covid-19,” ujarnya. "Dengan kegiatan ini diharapkan bisa meminimalisir dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Maluku Utara," harapnya.

Di akhir kegiatan Kapolda menyerahkan rompi penegak disiplin protokol kesehatan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pengelola Wisata guna menegakkan Protokol Kesehatan khususnya menggunakan masker saat berkunjung ditempat Wisata. Dalam kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial yang diberikan langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah Malut kepada pedagang di kawasan wisata (pol/rul).