Tanpa Nakhoda, DPRD Taliabu Sepi

SEPI: Beginilah kondisi DPRD Pulau Taliabu yang aktivitasnya belum maksimal. Ft ridwan/malut post

BOBONG - Aktivitas di DPRD Pulau Taliabu tak seperti DPRD kabupaten/kota lain di Maluku Utara (Malut).
Jika di kabupaten/kota lain DPRD periode 2019 - 2024 sudah melaksanakan tugasnya, di Taliabu justru sebaliknya. Amatan Malut Post, dalam dua hari terakhir ini aktivitas DPRD Pulau Taliabu nyaris lumpuh. Yang terlihat hanya pegawai sekretariat, sedangkan 20 anggota DPRD tidak terlihat. Tak ada kegiatan rapat atau lainnya.  Informasi yang dihimpun Malut Post, 20 anggota DPRD belum maksimal bekerja akibat belum adanya pimpinan definitif, dan belum dibentuknya alat kelengkapan dewan (AKD).

Sekretaris DPRD Pulau Taliabu M. Syukur Boeroe dikonfirmasi membantah jika molornya pelantikan pimpinan definitif dan belum terbentuknya AKD, mengganggu agenda kerja DPRD 2019 - 2024. “Tidak menganggu agenda dan tugas-tugas DPRD Pulau Taliabu,” akunya. Dia mengaku sedang berada di Sofifi, untuk mengurus pelantikan pimpinan DPRD 2019 - 2024. “Saya mengurusnya di Kantor Gubernur Malut,” katanya. (Rid/onk).