2019, Lakantas Renggut 10 Nyawa

TERBALIK: Lakalantas tunggal yang terjadi di Gunung Lida Mantua Kecamatan Sulabesi Barat, April 2019 lalu. ft dok/malut post

SANANA - Sepanjang tahun 2019, di Kepulauan Sula (Kepsul) terjadi 22 kali kecelakaan lalulintas (lakalantas), melibatkan kendaraan roda dua dan empat. Ironisnya, lakalantas ini menyebabkan 10 korban tewas.

 Kasat Lantas Polres Kepsul, Iptu Mochtar Saniapon menuturkan, dari 22 insiden  laka menyebabkan 10 orang korban meninggal dunia, 15 orang luka berat dan 20 orang luka ringan. "Untuk  kerugian material mencapai Rp 127 juta," kata Mochtar, kemarin (1/1). Menurutnya, kecelakaan terbagi dalam dua kategori yang melibatkan roda dua dan roda empat. Mochtar bilang, perbandingan antara dua kategori juga seimbang. "Hampir seimbang roda empat  dan roda dua," jelasnya.

Ditanya soal penyebabnya, perwira dua balok itu mengaku, diakibatkan karena human error. Dia mengungkapkan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini mengalami peningkatan. Hanya saja, dia lupa dengan angka lakalantas tahun lalu. "Rata-rata penyebabnya faktor manusia," pungkasnya. (ikh/onk).