Pembangunan Kantor Bupati Taliabu Terhenti

BELUM SELESAI: Tak ada aktivitas pekerja pada proyek pembangunan Kantor Bupati Taliabu puncak bukit Desa Kilong. Ft ridwan/malut post

BOBONG - Pekerjaan proyek Kantor Bupati Kabupaten Pulau Taliabu yang dibangun sejak 2015, mangkrak.

Dugaan kuat proyek yang sudah menelan anggaran APBD puluhan miliar tidak pernah tuntas karena setiap pemeriksaan fisik pekerjaan dari BPKP selalu terdapat temuan kerugian negara sebagaimana laporan hasil pemeriksaan (LHP) yang dikeluarkan BPK Perwakilan Maluku Utara (Malut). "Proyek Kantor Bupati ini setiap tahun pemeriksaan BPK selalu muncul temuan, ini yang buat pembangunannya mangkrak," ungkap sumber terpercaya Malut Post di Pemkab Pulau Taliabu, Minggu (16/2). 

Diketahui sesuai catatan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Maluku Utara, Nomor 21.C/LHP/XIx.TER/06/2016 tanggal 23 Juni 2016, ada temuan kerugian pada proyek pembangunan Kantor Bupati Kabupaten Pulau Taliabu sebesar Rp 874.384.188,29.  Pantauan Malut Post, Sabtu (15/2), tak ada aktivitas pekerja. Terlihat tinggal pekerjaan finishing.  Di sisi lain, terlihat puluhan tiang beton tergeletak di tanah. Sebetulnya tiang tersebut sudah dibangun 2018 lalu, namun dibongkar karena menjadi temuan.  Kabarnya, puluhan tiang pancang proyek itu di bongkar karena diduga tidak sesuai bestek pembangunan proyek itu. Sesuai Draf Perjanjian Kontrak Nomor 602.1/18.KONTRAK/DPU-PR/2018 yang tercantum dalam papan nama kelanjutan proyek dilaksanakan oleh PT Inasko Cipta Bersama dengan nilai kontrak Rp 9.727. 517.000.00 melalui APBD Tahun Anggaran 2018.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Taliabu Suprayidno dihubungi Malut Post menyampaikan, pekerjaan lanjutannya dikerjakan tahun ini.  Mengenai masalah pekerjaan itu, sudah diaudit oleh BPK dan terdapat temuan tapi itu sudah dikembalikan ke kas daerah. "Audit BPK terdapat temuan tapi sudah ditindaklanjuti dalam bentuk pengembalian uang," tutup Suprayidno.(rid/onk).