Penumpang Kapal Wajib Cuci Tangan

DIRIKAN POSKO: Petugas mendirikan posko gugus penanganan covid-19 di Pelabuhan Sana kemarin. ft ikram/malut post

SANANA - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menyiapkan langkah mitigasi penanganan terhadap pandemik global virus corona atau Covid-19.

Hal ini dilakukan dengan membentuk gugus penanganan covid-19 yang terdiri dari pemkab dan instansi vertikal. Senin (16/3) kemarin, tim tersebut mendirikan  posko penyuluhan yang tersebar di sejumlah titik pintu masuk ke Sula. Seperti di Pelabuhan Sanana, Pelabuhan Ferry Waikolopa Kecamatan Sanana Utara, serta pelabuhan dan bandara Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepsul, Hendra Umabaihi menuturkan, posko bertujuan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terutama warga yang datang maupun pergi. "Semua penumpang yang mau pergi atau datang kita wajibkan untuk mencuci tangan dengan antiseptik,"  kata Hendra yang juga Ketua Gugus Pencegahan covid-19. Pihaknya juga meminta masyarakat maupun ASN yang baru datang dari daerah terdampak, juga diharuskan melakukan pemeriksaan kesehatan secara mandiri atau melapor ke Dinas Kesehatan. "Semua orang, bahkan bupati juga sangat siap untuk melakukan pemeriksaan kesehatan," aku Hendra.

Sementara, Sekretaris Dinas Kesehatan Kepsul Baharuddin Sibela menuturkan,  penanganan wabah virus dari China itu telah dilakukan jauh hari sebelum virus menglobal. "Jauh hari kita sudah ada langkah tapi belum seperti sekarang (kesediaan posko)," katanya.

Disinggung soal stok masker dan sabun antiseptik, Baharuddin bilang stok yang tersedia bisa digunakan selama beberapa pekan kedepan. Hanya saja, lanjut Baharuddin, pihaknya tidak dapat memastikan bisa menjangkau semua warga. "Untuk 2020 belum ada pengadaan karena belum ditenderkan tapi di puskesmas dan dinas, memang belum cukup jadi tetap harus ada tambahan (pengadaan)," ujarnya.

Sementara Kabag Humas, Bassiludin Labesi menuturkan, pembentukan posko tersebut merupakan instruksi langsung Bupati Kepsul, Hendrata Thes. Menurut Bassiludin, salah satu jalur pelayaran dari dan menuju Kepsul merupakan salah satu dari 8 daerah yang terjangkit virus corona yakni Manado. "Karena pelabuhan pelayaran ini menuju beberapa kota termasuk di Sulut," katanya. Menurut Basiludin, tim terpadu itu terdiri dari BPBD, Dinkes, TNI-POLRI, Karantina Pertanian dan otoritas kepelabuhanan. "Semua pihak harus dilibatkan," pungkasnya.  (ikh/onk).