Tolak Kehadiran Gudang Kopra

PROTES: Warga menolak keberadaan gudang kopra. Ft ikram/malut post

SANANA - Warga Desa Waibau, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), menolak keberadaan gudang kopra di desa mereka.

Sebab warga beranggapan kehadiran gudang tersebut akan mendatangkan hama kutu dan masuk ke rumah mereka.  “Kami yang di Nuisuya Desa Waibau menolak keras keberadaan gudang kopra tersebut. Sebab gudang itu menjadi sarang bagi kutu-kutu yang ada di dalam kelapa,” kata M. Ali, salah satu pemuda Waibau.

Ali mengatakan, hama kutu sangat mengganggu masyarakat yang ada di sekitar  gudang kopra. Selain masuk rumah, hama gudang itu menjalari makanan warga. “Kutu naik di atas makanan. Masuk ke dalam kamar. Ini sangat meresahkan,” keluhnya.   Dia bilang, pihaknya telah melaporkan masalah tersebut kepada aparat desa. Sayangnya, pemilik gudang menolak datang dan memerintahkan anak buahnya.  Dan mereka hanya membersihkan gudang tersebut.  “Yang bersangkutan hanya menyuruh karyawannya datang dan membersihkan gudangnya saja. Langkah itu tidak mengatasi apa yang dikeluhkan, sehingga warga marah dan melakukan protes memasang spanduk menolak keberadaan gudang kopra,” tegasnya. (ikh/onk).