Timbunan Pantai Sanana Jadi "Waterboom", Rumah Warga Terancam Abrasi

Air laut menggenangi timbunan Desa Falahu, Kecamatan Sanana. (Foto: Gunawan/malutpost.id)

Sanana, malutpost.id  -  Pemukiman warga RT 01 RW 02 Desa Falahu Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara terancam abrasi. 
 
Pasalnya, tanggul penahan ombak di kawasan reklamasi ini retak. Akibatnya, air laut merembes menggenangi rumah warga yang jaraknya sekira 100 meter dari garis pantai. 
 
Amatan malutpost.id, rembesan air laut menggenangi separuh timbunan. Kondisi ini juga pengaruh cuaca ekstrim, ketinggian ombak capai 2 meter. Fondasi rumah warga justru jadi pengganti tanggul. Tinggi genangan air capat 15 centimeter. 
 
Informasinya, tanggul laut ini mulai retak sejak 2018 lalu dan hingga kini belum diperbaiki. 
Samsur salah warga Fagudu mengaku, hantaman ombak kali ini sangat parah dari sebelumnya.
 
"Memang ombak kuat selama musim timur. Tapi hari ini yang paling parah," katanya (23/7/2020).
 
Dia berharap pemerintah secepatnya mengambil langkah ataupun inisiatif untuk mengatisipasi bahaya lainnya. "Kalau boleh bikin pemecah ombak di laut. Karena laku seperti bagini saja biar perbaiki ulang-ulang tetap rusak saja," ujarnya. (cr-01)
 
 
 
-
Peliput : Gunawan Tidore
Editor   : Ikram