Sambut Hari Tani Nasional, KMPD Sula: Mengenang 3 Tahun Anjloknya Komoditas Lokal

Foto ilustrasi aksi HTN

Sanana, malutpost.id -- Fron Komunitas Mahasiswa Pro Demokrasi (KMPD) Sula menyiapkan konsolidasi massa untuk menyambut Hari Tani Nasional (HTN) yang jatuh pada 25 September 2020.

Isu yang diusung yakni mengenang 3 tahun matinya harga komoditi lokal di Kabupaten Kepulauan Sula. Pertemuan tersebut berlangsung di taman Wansosa Sanana, Ahad (20/9/2020).

Ketua Kota EK-LMND Kepsul Junaidi Peuleu mengungkapkan, pihaknya telah melakukan observasi di lapangkan terkait harga komoditi di beberapa agen diantaranya toko Al Sumber, UD Bertaid, Nisa, Gudang YS dan Muhaidin. Hasilnya, harga komunitas lokal seperti, kopra, pala, cengkeh dan coklat di Kepsul merosot dan tidak ada intervensi dari pemerintah untuk membantu menekan harga komunitas. 
 
"Sesuai aksi yang digelar sebelumnya bahwa pemerintah Kepsul saat ini sangat mangabaikan dan tidak memperhatikan harga komoditi yang semakin hari semakin memprihatinkan," kata Junaidi, kepada malutpost.id. 
 
Menurut Junaidi, tidak ada intervensi pemerintah daerah maupun DPRD berupah regulasi yang bisa mengatur harga komunitas untuk membantu hasil pertanian.
 
Menurut Junaidi, pemerintah lebih banyak memetingkan kepentingan politik daripada membantu ekonomi petani. 
 
"Jia selalu seperti ini maka sudah tidak ada  keadilan sosial bagi seluruh rakyat di Indonesia," lanjutnya.
 
Dia menegaskan, lewat momentum Hari Tani Nasional pihaknya akan terus mengawal harga komoditi lokal agar pemerintah dan DPRD membantu mendorong peningkatan kesejahteraan petani. "Harus ada regulasi yang mengatur tentang harga komoditi yang baik sehingga kesetabilan ekonomi di Kepulauan Sula lebih meningkat," pungkas Junaidi. (mg-01)
 
 
 
 
-
Peliput : Hasnia Saniapon
Editor   : Ikram