Tim HT-Umar Ancam Proses Panwascam, Bawaslu Pasang Dada

Iwan Duwila. (Foto: Ikh/malutpost.id)

Sanana, malutpost.id - Insiden dugaan pengeroyokan dan penganiayaan warga Desa Capalulu Kecamatan Mangoli Tengah oleh tim paslon calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Hendrata Thes dan Umar Umabaihi (HT-Umar) berbuntut panjang.
 
Tim paslon nomor urut 1 ini bakal memproses semua pihak yang diduga menghalangi jalannya kampanye jagoannya pada Sabtu 3 Oktober  pekan lalu.
 
"Kami akan memproses semua pihak yang terlibat  masalah ini baik secara pidana maupun administrasi pemilu,"kata Ketua Tim HT-Umar, Bustamin Sanaba (5/10/2020).
 
Bustamin yang juga mantan Ketua KPU Kepsul ini menilai, Panwascam dan Panwas Desa tidak memahami tugas pengawasan. Bahkan menurutnya, mereka bersikap diskriminatif dalam melaksanakan tugas.
 
"Panwascam dan PPL sangat tidak memahami pelaksanaan tugas dan bersikap diskriminatif dalam melaksanakan tugas, hal ini membuat pelaksanaan kampanye paslon terganggu dan hal ini membuat kami sangat dirugikan atas masalah tersebut,"ucapnya.
 
Tekait laporan warga Capalulu atas dugaan penganiayaan, Bustamin mengaku tidak tahu. 
 
"Saya tidak tahu menahu tentang peristiwa tersebut,"tandasnya. 
 
Sementara ketua Bawaslu Kepsul Iwan Duwila menegaskan, pihaknya siap ladeni laporan dari tim HT-Umar. "Kami siap hadapi mereka,"tegasnya.
 
Menurut Iwan, kasus tersebut diseriusi. Sebab, dugaan pengusiran oleh tim HT-Umar dianggap melecehkan Bawaslu secara institusi.
 
"Karena ini kasus serius. Karena melecehkan nama lembaga, maka kami dalami betul bukti dan saksi-sakis dugaan pelanggaran tersebut. Kami secara kelembagaan akan tetap konsistem untuk menindaklanjuti kasus pengusiran penyelenggara kami,"tandasnya. (cr-01)
 
 
 
 
-
Peliput : Gunawan Tidore
Editor   : Ikram