Polres Kepsul Gagalkan Penyelundupan Miras

Ratusan Minum Jenis Cap Tikus yang Diamankan Mapolres Kepsul kemarin (22/12). (istimewa)

Sanana, malutpost.id -- Anggota Polres Kabupaten Kepulauan Sula menggalakan penyelundupan minuman keras melalui kapal, Selasa (22/12/2020). 

Kali ini, miras jenis cap tikus sebanyak 792 botol air mineral itu diamankan di atas kapal KM Permata Obi yang berlabuh di pelabuhan Sanana pagi tadi. Selain miras, petugas juga meringkus 3 warga Kepsul yang diketahui hendak mengambil barang haram itu. 

Ratusan miras tersebut dipasok dari Manado dengan jalur Ternate tujuan Sanana. Petugas telah menyita minuman yang diisi menggunakan karung pakaian tersebut sebelum kapal berlabuh di pelabuhan Sanana. Untuk menggelabui petugas pelaku membuang miras di tengah laut tepatnya di depan Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur atau sekira 1 mil dari pelabuhan Sanana. 

"Mereka punya modus lain. Mereka tidak lagi turunkan di pelabuhan, melainkan buang ke laut. Kami mendapat informasi itu dari warga, dan saya langsung perintahkan Polair untuk evakuasi, dan ada warga yang diamankan," kata Kabag OPS Polres Kepsul, AKP Mirzan Yasin di Mapolres, Selasa (22/12).

"Jadi ada 17 karung yang disita, 1 karung ada 24 botol yang terisi dalam 16 karung. Dan 1 karung hanya ada 24 botol. Jadi totalnya itu 792 botol," terang Mirsan.

Mirzan bilang, langkah Polres tersebut merupakan wujud dari oprasi Lilin 2020 jelang Natal dan Tahun Baru 2021.

"Ini orasi lilin serentak seluruh Indonesia untuk mengamankan jelang Natal dan hatun baru. Oprasi ini dimulai 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021 mendatang,"ujarnya.

Lebih lanjut, Mizran mengaku, sudah 3 kali petugas mengamankan minum keras dalam satu bulan terakhir. Totalnya ada  1.763 bot cap tikus yang masuk ke Sula.

"Dalam bulan Desember sudah 3 kali kami gagalkan distribusi minum keras di Sula. Total yang berhasil kami sita itu sekitar 1.763 minum jenis cap tikus," tandasnya. (cr-01)


-

Peliput : Gunawan Tidore

Editor   : Ikram