Terganjal Anggaran, Begini Nasib Pilkades Serentak di Kepsul


Aswin Soamole. (Foto: Hamdi/malutpost.id)

Sanana, malutpost.id -- Rencana Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2021 pada 78 desa masih terganjal anggaran.

Kepala Bagian Pemerintahan Kepsul, Aswin Soamole mengatakan, tahapan pelaksanaan pemilihan belum dapat disusun karena menunggu pencairan anggaran.

Menurut Aswin, pihaknya telah mengalokasikan dana Rp700 untuk program tersebut.

"Tahapannya baru mau diatur, karena kita kan harus berpatokan dengan anggaran, sedangkan anggaran sampai sekaran belum ada,"kata Aswin di ruang kerjanya, Kamis (25/2/2021).

Aswin menjelaskan, panitia pilkades di 78 desa sebagian besar telah terbentuk. Tersisa 3 desa di Kecamatan Sulabesi Selatan.

"Tapi sebagian besar sudah membentuk panitia desa,"ungkapnya.

Untuk operasional pilkades lanjut Aswin, dialokasikan melalui APBDes yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa.

"Karena tiap desa anggarannya berbeda kita tidak bisa patok itu tergantung kebutuhan pelaksanaan pilkades. Yang kita seragamkan semua desa sama itu hanya honor panitia pilkades dan KPPS,"tandasnya.

Sekadar diketahui, honorium panitia diputuskan melalui Surat Keputusan Bupati Kepsul, Nomor 43 Tahun 2021, tentang Penetapan Besaran Honorarium Panitia dan Kelompok Penyelenggara Pungutan Suara (KKPS) Pemilihan Kepala Desa Serentak Kepsul tahun 2021.

Berikut besaran honorium panitia pilkades ketua Rp600 ribu, wakil ketua Rp500, Sekretaris Rp500, anggota Rp400. (mg-01)


-

Peliput : Hamdi Embisa

Editor   : Ikram