Empat Pelaku Bom Ikan di Pulau Taliabu Jalani Periksaan Maraton

Ilustrasi bom ikan. (istimewa)

Sanana, malutpost.id -- Empat pelaku dugaan illegal fishing menggunakan bom ikan di perairan Kabupaten Pulau Taliabu beberapa hari lalu telah ditahan di Polres Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Kasat Polairud Polres Kepulauan Sula, IPDA M. Sofyan mengatakan, pihaknya menangkap 4 warga yang terlibat bom ikan di Polres Kepulauan Sula untuk dilakukan pemeriksaan.

Menurutnya, tiga diantaranya merupakan warga Banggai, Propinsi Sulawesi Tengah, berinisial S, D, W, dan satunya MW, warga Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat.

"Hari Sabtu 27 Februari kemarin mereka sudah tiba di Sula dan kita sudah amankan mereka di Polres, dan hari Senin 1 Maret 2021 kami telah melakukan pemeriksaan," katanya melalui pesan aplikasi whatsaap, Kamis (4/3/2021).

Sofyan mengaku, keempatnya dilakukan penahanan setelah gelar perkara penetapan tersangka.

“Insya Allah kami tahan,"ungkapnya.

Sofyan bilang, pelaku akan dijerat pasal 85 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. "Berhubungan dengan putusan lain-lain itu nanti ada di pengadilan,"tandasnya.

Perlu diketahui, keempat pelaku dugaan illegal fishing yang ditangkap Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Kepulauan Sula pada Kamis (25/2). (mg-01)


-

Peliput : Hamdi Embisa

Editor   : Ikram