Pilkades Kou punya Sejarah Kelam, Rismit: Pemkab harus Seleksi secara Profesional

Rismit Teapon. (istimewa)

Sanana, malutpost.id -- Tahapan Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Sula, Maluku Utara yang dilaksanakan serentak di 78 desa 2021 tengah berlangsung. 

Tahapan pemilihan dilangsungkan pada  tanggal 7-9 April atau tersisa tiga hari saja. Masyarakat berharap, panitia seleksi tetap profesional dalam setiap tahapan.

"Kita berharap pemerintah daerah yang tergabung dalam panitia seleksi agar bekerja secara transparan, obyektif dan profesional sesuai aturan,"kata tokoh pemuda Desa Kou, Rismit Teapon kepada malutpost.id, Sabtu (3/4/2021).

Menurutnya, Desa Kou mengirim lima utusan yang memiliki kemampuan managerial masing-masing dan merupakan representasi masyarakat Desa Kou.

"Maka tahapan seleksi berkas hingga tes tulis dan wawancara yang dilakukan oleh pantia kabupaten. Saya meminta agar dilakukan secara profesional sesuai dengan aturan,"kata Rismit.

Pria yang juga wartawan di Kepulauan Sula itu bilang, Desa Kou punya catatan buruk dalam pemilihan kepala desa 5 tahun lalu. Sebab, peserta yang diloloskan panitia seleksi saat itu, tidak sesuai harapan masyarakat yang berujung adu jotos antarwarga.

"Makanya pada hari pemilihan yang ikut memberikan hak pilih hanya 200 orang. Padahal di jumlah jiwa pilih lebih dari 700 orang,"kata Rismit.

Dia berharap cakades yang terpilih nanti mengedepankan amanah rakyat dan tranparan mengelolah dana desa.

"Kemudian yang diamanahkan oleh rakyat harus bertanggung jawab. Bukan berarti jadi kades kemudian yang diamanahkan oleh rakyat itu dikebiri,"pungkasnya. (ikh)


-

Peliput : Tim

Editor   : Ikram