4 Bulan, PTT di Kepulauan Sula Gigit Jari


Imran Umalekhoa. (istimewa)

Sanana, malutpost.id -- Ribuan pegawai tidak tetap (TTP) di Kabupaten Kepulauan Sula sudah 4 bulan ini belum menerima gaji. Mereka belum menerima gaji sejak Desember 2020 hingga April ini.  

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKDPSM) Kepsul, Imran Umalekhoa mengatakan, pihaknya tetap membayar hak pegawai honorer tersebut, namun harus disertai dengan bukti surat perjanjian kontrak kerja antara PTT dan pimpinan OPD masing-masing.

"Gaji mereka tetap terbayar, sementara sudah diproses, tapi harus ada surat perjanjian kerja dengan pimpinan OPD,"katanya.

Imran mengaku tak dapat memastikan kapan bisa dibayarkan karena masih menunggu proses di keuangan. Dia bilang, jika proses administrasi telah selesai, maka tinggal menunggu pencairan.

Kendala lainnya karena perubahan sistem keuangan."Yang penting proses administrari dari masing-masing OPD ini jalan dulu, bukan tidak ada uang, uangnya ada tinggal diproses"tambahnya.

Lebih lanjut, Imran berujar, kontrak kerja dengan OPD juga menjadi pengikat, jika malas berkantor, maka dipecat dan gajinya tidak dibayar. "Masa tidak masuk kerja selama 1 bulan kok gajinya mau dibayar itu kan tidak mungkin,"tandasnya. (mg-01)


-

Peliput : Hamdi Embisa

Editor   : Ikram Salim