7 Tahun Bangunan PDAM Unit Sanana Dibiarkan Terbengkalai

Bangunan PDAM yang dibiarkan terbengkalai, Selasa (20/4/2021). (istimewa)

Sanana, malutpost.id -- Warga Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula mempertanyakan bangunan PDAM Unit di Desa Waihama, Kecamatan Sanana yang tidak pernah difungsikan. Padahal, proyek air bersih itu dibangun sejak 2014 silam.

Menurut warga, sejak selesai dikerjakan bangunan tersebut dibiarkan begitu saja. Mereka bahkan pernah mempertanyakan hal tersebut ke PDAM Sanana. "Kita tidak tahu proyek ini manfaatnya apa untuk masyarakat karena sampai sekarang tidak difungsikan,"kata Dinnur, salah satu warga Waihama kepada malutpost.id, Selasa (20/4/2021).

Direktur PDAM Sanana, Djuadi saat dikonfirmasi mengatakan, bangunan PDAM tersebut dibangun sejak tangun 2014 oleh Balai Wilayah Sungai Kementrian PUPR menggunakan APBN. Dia menjelaskan, pembangunan salah satu sarana penunjang air bersih itu berdasarkan usulan PDAM.  "Saya tidak  tahu jumlah anggarannya berapa. Sebab, proyek itu kita hanya mengusulkan dan menerima,"kata Djuadi, Selasa (20/42021).

Menurutnya, bangunan tersebut tidak difungsikan karena terkendala pada sumur air bersih. Dia mengungkapkan, 3 unit sumur air yang dibangun di dekat bangunan tidak dapat digunakan karena debit airnya kecil. "Ada 3 sumur tapi setiap dipompa, airnya kering. Padahal sudah ada sumur ada bak penampung namun tidak bisa dipakai karena itu,"kata Djuadi. Dia mengaku sudah mengusulkan kembali ke BWS agar difungsikan. "Insya Allah tahun depan sudah bisa difungsikan,"tandasnya. (mg-01)


-

Peliput : Hamdi Embisa

Editor   : Ikram