Puluhan Nelayan Bastiong tanpa Kartu Kusuka

Nelayan di Bastiong, Ternate, Firdaus Hamjah. (istimewa)

Ternate malutpost.id -- Puluhan nelayan di Pelabuhan Perikanan Bastiong, Kota Ternate, Maluku Utara mengaku beluk memiliki kartu usaha kelautan dan perikanan (Kusuka). Padahal kartu tersebut merupakan program Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Permen Nomor 39 Tahun 2017 yang mengganti nama kartu nelayan menjadi kusuka. 

Kartu kusuka ditujukan untuk perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan, percepatan pelayanan dan peningkatan. Dan telah dijalankan sejak 2018 lalu.

"Saya memang belum dapat, tapi sebagian teman nelayan di Bastiong sudah memiliki kartu tersebut,"ungkap Firdaus Hamjah, kepada malutpost.id, Rabu (7/4/2021).

Semua nelayan, kata Firdaus wajib memiliki kartu tersebut, karena sebagai identitas profesi sekaligus perlindungan bagi pelaku usaha termasuk mendapat penyuluhan dari pemerintah. Menurutnya, sosialisasi dari dinas terkait sangat kurang sehingga masih banyak nelayan yang belum melakukan registrasi.  

"Masih banyak nelayan yang belum melakukan registrasi sebagai kelanjutan dari kartu asuransi nelayan, "pungkasnya. (mg-08)