Korban Banjir Dapat Rp 250 Juta

ORBAN:Kondisi sejumlah desa di Morotai saat dilanda banjir beberapa hari lalu.

DARUBA-Para korban banjir di kabupaten Pulau Morotai mendapat alokasi dana bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI. Tidak kurang dari Rp 250 juta bantuan Dana Siap Pakai (DSP) dialokasikan BNPB untuk membantu para korban banjir . Ini ditandai saat tim BNPB diterjunkan ke Morotai untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Rombongan tim yang dipimpin langsung Kepala Sub Bidang (Kasubid) Infrastruktur dan Kedaruratan BNPB, Roslin tiba di Morotai akhir pekan kemarin. Saat tiba, para rombongan didampingi tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daertah (BPBD) Morotai langsung meninjau sejumlah kecamatan yang terdampak banjir. Dari hasil pantauan terutama di desa Sopi Majiko kecamatan Morotai Jaya, Roslin menyebutkan, ada sekitar 23 Kepala Keluarga (KK) yang terpaksa mengungsi akibat bangunan rumahnya terkena banjir. Para warga yang mengungsi, lanjut Roslin, ditempatkan di sekolah PAUD dan aula kantor desa setempat. Roslin juga menyampaikan, dari hasil tinjauan di lapangan, ia melihat kalau sungai di desa Sopi Majiko berada sangat dekat dengan pemukiman warga. Karena itu, ia ikut membenarkan kalau banjir yang terjadi akibat luapan air sungai. “Makanya harus dilakukan normalisasi sungai, karena kalau tidak, kedepan akan semakin membahayakan dan warga yang jadi korbannya,”kata Roslin. Selain di desa Sopi Majiko, pihaknya juga menyempatkan waktu untuk melihat  kondisi para korban banjir di desa Loleo Jaya, Sakita dan Bere-Bere kecamatan Morotai Utara. “Dan luapan air sungai mungkin bekas  lokasi pertanian jadi lahannya sudah rusak. Kemudian hasil pantauan di desa Sangowo kecamatan Morotai Timur sudah dilakukan normalisasi sungai,”sebutnya. Dikatakan Roslin, status tanggap darurat yang di keluarkan BNPB sudah sejak tanggal 06 sampai hingga 16 Januari 2020. Olehnya, pihaknya berharap pemerintah Morotai dan Balai Sungai segera melakukan normalisasi sebagai bentuk antisipasi. “Ini penting, sebab cuaca ekstrim tidak bisa kita prediksi,”pintanya.

Menanggapi ini, Wakil Bupati (Wabup) Asrun Padoma saat dikonfirmasi secara terpisah memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim BNPB RI yang telah bersikap cepat, melihat bencana banjir di Morotai. "Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah pusat sebagai NKRI walaupun harus jauh-jauh datang dari Jakarta ke Morotai. Semoga tim BNPB RI selalu dalam lindungan Allah SWT dan selalu di berikan kesehatan,"ucapnya.

Diakui Wabup, Dana Siap Pakai penanganan bencana banjir akan dimanfaatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pulau Morotai untuk kepentingan publik. “Khususnya desa-desa yang terdampak banjir saat ini,”ungkapnya. Di kesempatan kemarin, Wabup juga merespon positif saran dari tim BNPB menyangkut normaliasi sungai. Sehingga dalam waktu dekat, pihaknya bakal menggelar pembahasan dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. “Saya akan rapat dengan jajaran pemerintah sekaligus menginstruksikan ke pemerintah kecamatan untuk melakukan normalisasi sungai sehingga tidak menimbulkan permasalahan di masyarakat,”janjinya, menutup.(tr-04/aji)